HR. Sunan Ibnu Majah No. 2598 – Barangsiapa menikahi mantan isteri bapaknya

Informasi Hadits

Nomor Hadits 2598
Kitab Hudud
Bab Barangsiapa menikahi mantan isteri bapaknya
Hadits Riwayat Sunan Ibnu Majah

Nas

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ابْنُ أَخِي الْحُسَيْنِ الْجُعْفِيِّ حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ مَنَازِلَ التَّيْمِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي كَرِيمَةَ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ قُرَّةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى رَجُلٍ تَزَوَّجَ امْرَأَةَ أَبِيهِ أَنْ أَضْرِبَ عُنُقَهُ وَأُصَفِّيَ مَالَهُ

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdurrahman bin Akhi Al Husain Al Ju’fi, telah menceritakan kepada kami Yusuf bin Manazil At Ataimi, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Idris dari Khalid bin Abu Karimah dari Mu’awiyah bin Qurrah, dari Bapaknya ia berkata, “Aku diutus oleh Rasululllah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk menjumpai seorang laki-laki yang menikah dengan isteri ayahnya, agar aku memenggal lehernya dan menyita hartanya.”

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada hadits HR. Sunan Ibnu Majah No. 2598 – Barangsiapa menikahi mantan isteri bapaknya.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.