HR. Sunan Ibnu Majah No. 2542 – Barangsiapa mensetubuhi budak isterinya

Informasi Hadits

Nomor Hadits 2542
Kitab Hudud
Bab Barangsiapa mensetubuhi budak isterinya
Hadits Riwayat Sunan Ibnu Majah

Nas

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ حَرْبٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْمُحَبِّقِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رُفِعَ إِلَيْهِ رَجُلٌ وَطِئَ جَارِيَةَ امْرَأَتِهِ فَلَمْ يَحُدَّهُ

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah, telah menceritakan kepada kami Abdus Salam bin Harb dari Hisyam bin Hasan dari Al Hasan dari Salamah bin Al Muhabbiq bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah dilapori seseorang yang telah mensetubuhi budak wanita milik istrinya dan beliau tidak merajamnya.”

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada hadits HR. Sunan Ibnu Majah No. 2542 – Barangsiapa mensetubuhi budak isterinya.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.