HR. Sunan Ibnu Majah No. 2541 – Barangsiapa mensetubuhi budak isterinya

Informasi Hadits

Nomor Hadits 2541
Kitab Hudud
Bab Barangsiapa mensetubuhi budak isterinya
Hadits Riwayat Sunan Ibnu Majah

Nas

حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ قَالَ أُتِيَ النُّعْمَانُ بْنُ بَشِيرٍ بِرَجُلٍ غَشِيَ جَارِيَةَ امْرَأَتِهِ فَقَالَ لَا أَقْضِي فِيهَا إِلَّا بِقَضَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنْ كَانَتْ أَحَلَّتْهَا لَهُ جَلَدْتُهُ مِائَةً وَإِنْ لَمْ تَكُنْ أَذِنَتْ لَهُ رَجَمْتُهُ

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Humaid bin Mas’adah, telah menceritakan kepada kami Khalid bin Al Harits, telah menceritakan kepada kami Sa’id dari Qatadah dari Habib bin Salim berkata; “Didatangkan pada Nu’man bin Basyir seorang yang telah menzinahi budak istrinya, maka ia berkata; “Aku tidak menghukuminya kecuali dengan hukum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bila istrinya meridlainya maka aku akan menderanya seratus kali dan bila ia tidak rela maka aku akan merajamnya.”

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada hadits HR. Sunan Ibnu Majah No. 2541 – Barangsiapa mensetubuhi budak isterinya.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.