HR. Sunan Ibnu Majah No. 1408 – Memperlama berdiri dalam shalat

Informasi Hadits

Nomor Hadits 1408
Kitab Mendirikan shalat dan sunah yang ada di dalamnya
Bab Memperlama berdiri dalam shalat
Hadits Riwayat Sunan Ibnu Majah

Nas

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَامِرِ بْنِ زُرَارَةَ وَسُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ صَلَّيْتُ ذَاتَ لَيْلَةٍ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَزَلْ قَائِمًا حَتَّى هَمَمْتُ بِأَمْرِ سَوْءٍ قُلْتُ وَمَا ذَاكَ الْأَمْرُ قَالَ هَمَمْتُ أَنْ أَجْلِسَ وَأَتْرُكَهُ

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Amir bin Zurarah dan Suwaid bin Sa’id keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Ali bin Mushir dari Al A’masy dari Abu Wa`il dari Abdullah berkata, “Pada suatu malam aku shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau masih saja berdiri hingga muncul pikiran jelek dalam diriku. ” Aku bertanya, “Perkara apa itu?” Abdullah menjawab, “Aku ingin duduk, namun tidak aku teruskan. “

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada hadits HR. Sunan Ibnu Majah No. 1408 – Memperlama berdiri dalam shalat.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.