HR. Sunan Ibnu Majah No. 1268 – Berapa kali seorang imam harus takbir dalam shalat dua hari raya

Informasi Hadits

Nomor Hadits 1268
Kitab Mendirikan shalat dan sunah yang ada di dalamnya
Bab Berapa kali seorang imam harus takbir dalam shalat dua hari raya
Hadits Riwayat Sunan Ibnu Majah

Nas

حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَعْلَى عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَبَّرَ فِي صَلَاةِ الْعِيدَيْنِ سَبْعًا وَخَمْسًا

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib Muhammad bin Al ‘Ala berkata, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Mubarak dari Abdullah bin ‘Abdurrahman bin Ya’la dari Amru bin Syu’aib dari Bapaknya dari Kakeknya berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bertakbir sebanyak tujuh dan lima kali dalam shalat iedain (iedul fitri dan iedul adlha). “

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada hadits HR. Sunan Ibnu Majah No. 1268 – Berapa kali seorang imam harus takbir dalam shalat dua hari raya.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.