HR. Sunan Ibnu Majah No. 1267 – Berapa kali seorang imam harus takbir dalam shalat dua hari raya

Informasi Hadits

Nomor Hadits 1267
Kitab Mendirikan shalat dan sunah yang ada di dalamnya
Bab Berapa kali seorang imam harus takbir dalam shalat dua hari raya
Hadits Riwayat Sunan Ibnu Majah

Nas

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَعْدِ بْنِ عَمَّارِ بْنِ سَعْدٍ مُؤَذِّنِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُكَبِّرُ فِي الْعِيدَيْنِ فِي الْأُولَى سَبْعًا قَبْلَ الْقِرَاءَةِ وَفِي الْآخِرَةِ خَمْسًا قَبْلَ الْقِرَاءَةِ

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin ‘Ammar berkata, telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrahman bin Sa’d bin Ammar bin Sa’d -mu`adzin Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam- berkata, telah menceritakan kepadaku Bapakku dari Bapaknya dari Kakeknya berkata, “Pada hari raya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertakbir pada raka’at pertama sebanyak tujuh kali sebelum bacaan, dan pada raka’at kedua sebanyak lima kali. “

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada hadits HR. Sunan Ibnu Majah No. 1267 – Berapa kali seorang imam harus takbir dalam shalat dua hari raya.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.