HR. Sunan Abu Dawud No. 3498 – Larangan dari bertelanjang (saat mandi)

Informasi Hadits

Nomor Hadits 3498
Kitab Pemandian Umum
Bab Larangan dari bertelanjang (saat mandi)
Hadits Riwayat Sunan Abu Dawud

Nas

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ زُرْعَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جَرْهَدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ جَرْهَدٌ هَذَا مِنْ أَصْحَابِ الصُّفَّةِ قَالَ جَلَسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَنَا وَفَخِذِي مُنْكَشِفَةٌ فَقَالَ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ الْفَخِذَ عَوْرَةٌ

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah dari Malik dari Abu An Nadlr dari Zur’ah bin Abdurrahman bin Jarhad dari Ayahnya ia berkata, ” Jarhad adalah termasuk para penghuni Shuffah. Ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam duduk di antara kami, sementara pahaku terbuka. Beliau lalu bersabda: “Sesungguhnya paha adalah aurat.”

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada hadits HR. Sunan Abu Dawud No. 3498 – Larangan dari bertelanjang (saat mandi).

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.