HR. Musnad Ahmad No. 669 – Musnad Ali bin Abu Thalib Radliyallahu ‘anhu

Informasi Hadits

Nomor Hadits 669
Kitab Musnad sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga
Bab Musnad Ali bin Abu Thalib Radliyallahu 'anhu
Hadits Riwayat Musnad Ahmad

Nas

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ عَبَّادِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ قَالَ وَاللَّهِ إِنَّا لَمَعَ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ بِالْجُحْفَةِ وَمَعَهُ رَهْطٌ مِنْ أَهْلِ الشَّامِ فِيهِمْ حَبِيبُ بْنُ مَسْلَمَةَ الْفِهْرِيُّ إِذْ قَالَ عُثْمَانُ وَذُكِرَ لَهُ التَّمَتُّعُ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ إِنَّ أَتَمَّ لِلْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ أَنْ لَا يَكُونَا فِي أَشْهُرِ الْحَجِّ فَلَوْ أَخَّرْتُمْ هَذِهِ الْعُمْرَةَ حَتَّى تَزُورُوا هَذَا الْبَيْتَ زَوْرَتَيْنِ كَانَ أَفْضَلَ فَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى قَدْ وَسَّعَ فِي الْخَيْرِ وَعَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فِي بَطْنِ الْوَادِي يَعْلِفُ بَعِيرًا لَهُ قَالَ فَبَلَغَهُ الَّذِي قَالَ عُثْمَانُ فَأَقْبَلَ حَتَّى وَقَفَ عَلَى عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ أَعَمَدْتَ إِلَى سُنَّةٍ سَنَّهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرُخْصَةٍ رَخَّصَ اللَّهُ تَعَالَى بِهَا لِلْعِبَادِ فِي كِتَابِهِ تُضَيِّقُ عَلَيْهِمْ فِيهَا وَتَنْهَى عَنْهَا وَقَدْ كَانَتْ لِذِي الْحَاجَةِ وَلِنَائِي الدَّارِ ثُمَّ أَهَلَّ بِحَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ مَعًا فَأَقْبَلَ عُثْمَانُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ وَهَلْ نَهَيْتُ عَنْهَا إِنِّي لَمْ أَنْهَ عَنْهَا إِنَّمَا كَانَ رَأْيًا أَشَرْتُ بِهِ فَمَنْ شَاءَ أَخَذَ بِهِ وَمَنْ شَاءَ تَرَكَهُ

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Ya’qub Telah menceritakan kepada kami bapakku dari Ibnu Ishaq telah menceritakan kepadaku Yahya Bin ‘Abbad Bin Abdullah Bin Az Zubair dari bapaknya dari Abdullah Bin Zubair dia berkata; demi Allah, kami bersama Utsman Bin Affan di Juhfah dan bersama dia sekelompok orang syam, diantara mereka ada Habib Bin Maslamah Al Fihri, tiba tiba Utsman berkata dan disebutkan kepadanya Haji Tamatu’ yaitu Umrah untuk Haji; “Sesungguhnya Haji dan Umrah yang paling sempurna adalah hendaknya keduanya tidak pada bulan-bulan Haji, seandainya kalian akhirkan umrah ini sampai kalian berziarah ke Rumah ini (Ka’bah) dua kali adalah lebih baik, karena sesungguhnya Allah Ta’ala telah membuka luas kebaikan, ” sementara Ali Bin Abu Thalib sedang berada di tengah lembah mengembala untanya, kemudian disampaikanlah kepadanya apa yang dikatakan oleh Utsman, maka Ali datang kepadanya dan menemui Utsman, kemudian berkata; “Apakah kamu sengaja menyalahi Sunnah yang telah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sunnahkan dan keringanan yang telah Allah Ta’ala berikan kepada hamba-Nya dalam kitab-Nya, kamu persempit dan kamu larang mereka darinya, padahal mereka ada yang mempunyai keperluan mendesak dan tempat tinggal yang jauh sehingga berniat melaksanakan Umrah dan Haji sekaligus, ” kemudian Utsman mendatangi manusia dan berkata; “Apakah aku melarang darinya, sesungguhnya aku tidak melarang darinya akan tetapi itu adalah pendapat yang aku utarakan, maka barangsiapa berkendak silahkan mengambilnya dan barangsiapa tidak berkehendak tinggalkanlah.”

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada hadits HR. Musnad Ahmad No. 669 – Musnad Ali bin Abu Thalib Radliyallahu ‘anhu.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.