HR. Musnad Ahmad No. 18569 – Sisa Hadits ‘Adi bin Hatim Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Informasi Hadits

Nomor Hadits 18569
Kitab Musnad penduduk Kufah
Bab Sisa Hadits 'Adi bin Hatim Radliyallahu ta'ala 'anhu
Hadits Riwayat Musnad Ahmad

Nas

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ ابْنِ حُذَيْفَةَ قَالَ كُنْتُ أُحَدَّثُ حَدِيثًا عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ فَقُلْتُ هَذَا عَدِيٌّ فِي نَاحِيَةِ الْكُوفَةِ فَلَوْ أَتَيْتُهُ فَكُنْتُ أَنَا الَّذِي أَسْمَعُهُ مِنْهُ فَأَتَيْتُهُ فَقُلْتُ إِنِّي كُنْتُ أُحَدَّثُ عَنْكَ حَدِيثًا فَأَرَدْتُ أَنْ أَكُونَ أَنَا الَّذِي أَسْمَعُهُ مِنْكَ قَالَ لَمَّا بَعَثَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَرْتُ مِنْهُ حَتَّى كُنْتُ فِي أَقْصَى أَرْضِ الْمُسْلِمِينَ مِمَّا يَلِي الرُّومَ قَالَ فَكَرِهْتُ مَكَانِي الَّذِي أَنَا فِيهِ حَتَّى كُنْتُ لَهُ أَشَدَّ كَرَاهِيَةً لَهُ مِنِّي مِنْ حَيْثُ جِئْتُ قَالَ قُلْتُ لَآتِيَنَّ هَذَا الرَّجُلَ فَوَاللَّهِ إِنْ كَانَ صَادِقًا فَلَأَسْمَعَنَّ مِنْهُ وَإِنْ كَانَ كَاذِبًا مَا هُوَ بِضَائِرِي قَالَ فَأَتَيْتُهُ وَاسْتَشْرَفَنِي النَّاسُ وَقَالُوا عَدِيُّ بْنُ حَاتِمٍ عَدِيُّ بْنُ حَاتِمٍ قَالَ أَظُنُّهُ قَالَ ثَلَاثَ مِرَارٍ قَالَ فَقَالَ لِي يَا عَدِيُّ بْنَ حَاتِمٍ أَسْلِمْ تَسْلَمْ قَالَ قُلْتُ إِنِّي مِنْ أَهْلِ دِينٍ قَالَ يَا عَدِيُّ بْنَ حَاتِمٍ أَسْلِمْ تَسْلَمْ قَالَ قُلْتُ إِنِّي مِنْ أَهْلِ دِينٍ قَالَهَا ثَلَاثًا قَالَ أَنَا أَعْلَمُ بِدِينِكَ مِنْكَ قَالَ قُلْتُ أَنْتَ أَعْلَمُ بِدِينِي مِنِّي قَالَ نَعَمْ قَالَ أَلَيْسَ تَرْأَسُ قَوْمَكَ قَالَ قُلْتُ بَلَى قَالَ فَذَكَرَ مُحَمَّدٌ الرَّكُوسِيَّةَ قَالَ كَلِمَةً الْتَمَسَهَا يُقِيمُهَا فَتَرَكَهَا قَالَ فَإِنَّهُ لَا يَحِلُّ فِي دِينِكَ الْمِرْبَاعُ قَالَ فَلَمَّا قَالَهَا تَوَاضَعَتْ مِنِّي هُنَيَّةٌ قَالَ وَإِنِّي قَدْ أَرَى أَنَّ مِمَّا يَمْنَعُكَ خَصَاصَةٌ تَرَاهَا مِمَّنْ حَوْلِي وَإِنَّ النَّاسَ عَلَيْنَا أَلْبًا وَاحِدًا هَلْ تَعْلَمُ مَكَانَ الْحِيرَةِ قَالَ قُلْتُ قَدْ سَمِعْتُ بِهَا وَلَمْ آتِهَا قَالَ لَتُوشِكَنَّ الظَّعِينَةُ أَنْ تَخْرُجَ مِنْهَا بِغَيْرِ جِوَارٍ حَتَّى تَطُوفَ قَالَ يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ جَوْرٍ وَقَالَ يُونُسُ عَنْ حَمَّادٍ جَوَازٍ ثُمَّ رَجَعَ إِلَى حَدِيثِ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ حَتَّى تَطُوفَ بِالْكَعْبَةِ وَلَتُوشِكَنَّ كُنُوزُ كِسْرَى بْنِ هُرْمُزَ أَنْ تُفْتَحَ قَالَ قُلْتُ كِسْرَى بْنُ هُرْمُزَ قَالَ كِسْرَى بْنُ هُرْمُزَ قَالَ قُلْتُ كِسْرَى بْنُ هُرْمُزَ قَالَ كِسْرَى بْنُ هُرْمُزَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ وَلَيُوشِكَنَّ أَنْ يَبْتَغِيَ مَنْ يَقْبَلُ مَالَهُ مِنْهُ صَدَقَةً فَلَا يَجِدُ قَالَ فَلَقَدْ رَأَيْتُ ثِنْتَيْنِ قَدْ رَأَيْتُ الظَّعِينَةَ تَخْرُجُ مِنْ الْحِيرَةِ بِغَيْرِ جِوَارٍ حَتَّى تَطُوفَ بِالْكَعْبَةِ وَكُنْتُ فِي الْخَيْلِ الَّتِي غَارَتْ وَقَالَ يُونُسُ عَنْ حَمَّادٍ أَغَارَتْ عَلَى الْمَدَائِنِ وَايْمُ اللَّهِ لَتَكُونَنَّ الثَّالِثَةُ إِنَّهُ لَحَدِيثُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَنِيهِ

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abu Adi dari Ibnu ‘Aun dari Muhammad bin Sirin dari Ibnu Hudzaifah ia berkata, saya menceritakan suatu hadits dari Adi bin Hatim. Saya berkata; “Akulah Adi yang berada di ujung Kufah, sekiranya saya mendatanginya, maka sayalah yang akan mendengar langsung darinya.” Maka saya pun mendatanginya dan berkata, “Sesungguhnya saya menceritakan suatu hadits darimu, dan saya ingin mendengarnya langsung darimu.” Ia berkata; Ketika Allah ‘azza wajalla mengutus Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, saya lari darinya hingga saya berada di penghujung tanah kaum muslimin mendekati Romawi. Lalu saya merasa benci berada di tempat yang aku tempati, hingga kebencianku terhadapnya melebihi kebencianku terhadap tempatku dahulu. Akhirnya saya berkata, “Saya akan benar-benar mendatangi laki-laki ini. Demi Allah, jika ia adalah seorang yang Shadiq (benar), saya benar-benar akan mendengarnya. Namun, jika ia adalah seorang pendusta, maka ia tidak akan mampu melukaiku.” Maka saya mendatanginya dan orang -orang pun mengawasiku. Mereka berkata, “Tolong awasi si Adi bin Hatim, Tolong awasi si Adi bin Hatim.” Saya menduga mereka mengatakannya hingga tiga kali. Kemudian beliau bersabda padaku: “Wahai Adi, masuk Islamlah, niscaya kamu akan selamat.” Saya berkata, “Sesungguhnya saya adalah seorang yang telah beragama.” Beliau bersabda lagi: “Wahai Adi, masuk Islamlah, niscaya kamu akan selamat.” Saya berkata, “Sesungguhnya saya adalah seorang yang telah beragama.” Beliau mengatakannya hingga tiga kali. Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya saya lebih tahu tentang agamamu daripada kamu.” Saya bertanya, “Anda lebih tahu tentang agamaku daripada aku?” beliau menjawab: “Ya.” Beliau bertanya lagi: “Bukankah kamu memimpin kaummu?” saya menjawab, “Ya, benar.” Kata Adi, lantas nabi Muhammad menyebut-nyebut agama Rakusiyah, yaitu sebuah agama campuran antara majusi dan Kristen. Kata Adi, itulah sebuah istilah yang beliau ambil, beliau luruskan, lantas beliau tinggalkan. Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya di dalam agamamu tidak dihalalkan seperempat dari harta ghanimah.” Saat beliau mengatakannya, saya pun diam beberapa saat. Beliau bersabda lagi: “Dan sungguh, saya melihat bahwa salah satu yang menghalangimu (untuk memeluk Islam) adalah kesusahan yang dialami oleh orang di sekelilingku. Dan sesungguhnya orang-orang merupakan satu koalisi yang bersatu padu memusuhi kami. Apakah kamu tahu daerah Al Hirah?” saya menjawab, “Saya pernah mendengarnya, namun saya belum ke sana.” Beliau bersabda: “Nyaris aka nada seorang wanita berangkat darinya dengan tanpa perlindungan, hingga kamu melakukan thawaf -Yazid bin Harun berkata dengan redaksi; ‘dengan tanpa penganiayaan’. Sedang Yunus berkata, dari Hammad dengan redaksi; ‘dengan tanpa dibolehkan’. Kemudian ia kembali pada hadits Adi bin Hatim, yakni; Hingga kamu melakukan thawaf- di Ka’bah. Dan diprediksikan Istana Kisra bin Hurmus akan ditaklukkan.” Saya balik bertanya, “Kisra bin Hurmuz?” beliau menjawab: “Ya, benar, Kisra bin Hurmuz.” Saya balik bertanya lagi, “Kisra bin Hurmuz?” beliau menjawab: “Ya, benar, Kisra bin Hurmuz.” Saya mengulanginya hingga tiga kali. Beliau bersabda lagi: “Dan diprediksikan akan datang sebuah masa yang ketika itu seseorang berangan-angan agar ada yang mau menerima sedekah darinya, namun ia tidak mendapatkannya.” Adi bin Hatim berkata; Sungguh, saya telah melihat dua hal (dari apa yang beliau sabdakan). Saya telah melihat seorang wanita yang melakukan perjalanan, ia berangkat dari Hirah tanpa seorang pengawal pun hingga ia melakukan thawaf di Ka’bah, sementara saya berada di atas kuda yang sedang menyerbu pasukan musuh. -Yunus berkata, dari Hammad- (Kuda) yang menyerbu Mada’in. Demi Allah, yang ketiga benar-benar akan terjadi. Sungguh, itu adalah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang telah beliau ceritakan kepadaku.

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada hadits HR. Musnad Ahmad No. 18569 – Sisa Hadits ‘Adi bin Hatim Radliyallahu ta’ala ‘anhu.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.