HR. Musnad Ahmad No. 18502 – Hadits Zaid bin Arqam Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Informasi Hadits

Nomor Hadits 18502
Kitab Musnad penduduk Kufah
Bab Hadits Zaid bin Arqam Radliyallahu ta'ala 'anhu
Hadits Riwayat Musnad Ahmad

Nas

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ نَافِعٍ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ يَذْكُرُ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ وَالْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ كَانَا شَرِيكَيْنِ فَاشْتَرَيَا فِضَّةً بِنَقْدٍ وَنَسِيئَةً فَبَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَهُمَا أَنَّ مَا كَانَ بِنَقْدٍ فَأَجِيزُوهُ وَمَا كَانَ بِنَسِيئَةٍ فَرُدُّوهُ

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Abu Bukair Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Nafi’ ia berkata, saya mendengar Amru bin Dinar menyebutkan dari Abu Minhal bahwa Zaid bin Arqam dan Al Baraa` bin Azib Radiallahu ‘Anhum, dua orang yang saling berserikat. Kemudian mereka berdua membeli perak secara kontan dan nasi`ah (pembayarannya ditangguhkan hingga waktu tertentu). Maka hal itu pun sampai kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, maka beliau memerintahkan keduanya bahwa yang dibayar secara kontan, maka boleh, sedangkan yang secara nasi`ah (ditangguhkan, bayar belakangan), kembalikanlah.

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada hadits HR. Musnad Ahmad No. 18502 – Hadits Zaid bin Arqam Radliyallahu ta’ala ‘anhu.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.