HR. Musnad Ahmad No. 13883 – Musnad Jabir bin Abdullah Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Informasi Hadits

Nomor Hadits 13883
Kitab Sisa Musnad sahabat yang banyak meriwayatkan hadits
Bab Musnad Jabir bin Abdullah Radliyallahu ta'ala 'anhu
Hadits Riwayat Musnad Ahmad

Nas

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الشُّفْعَةُ فِي كُلِّ شِرْكٍ رَبْعَةٍ أَوْ حَائِطٍ لَا يَصْلُحُ لَهُ أَنْ يَبِيعَ حَتَّى يُؤْذِنَ شَرِيكَهُ فَإِنْ بَاعَ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ حَتَّى يُؤْذِنَهُ

Terjemahan

Telah bercerita kepada kami Isma’il dari Ibnu Juraij dari Abu Az Zubair dari Jabir berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Syuf’ah adalah berlaku bagi setiap persekutuan rob’ah (harta berupa rumah, gedung atau tanah) atau kebun. Tidak boleh menjualnya sampai meminta ijin kepada sekutunya, jika hendak menjualnya maka sekutu tersebut yang paling berhak membelinya sampai dia melepaskannya”.

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada hadits HR. Musnad Ahmad No. 13883 – Musnad Jabir bin Abdullah Radliyallahu ta’ala ‘anhu.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.