4 Hadits Tentang Keutamaan Bertanggung Jawab Terhadap Semua Pekerjaan

Bertanggung jawab merupakan hal yang harus dimiliki oleh semua orang. Terutama bagi seorang pemimpin sesuai dengan kapasitasnya. Pasalnya, menyelesaikan semua jenis pekerjaan yang dilakukan dengan rasa tanggung jawab akan membawa keutamaan sesuai dengan hadits tentang tanggung jawab berikut.

Keutamaan Tanggung Jawab Menurut Hadits

Berikut ini ada beberapa hadits yang membahas tentang tanggung jawab dan keutamaannya:

1. Terhindar dari Kehancuran

Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan tanggung jawab yang baik terhindarkan dari berbagai macam kemudaratan. Salah satunya adalah terhindar dari kehancuran. Pasalnya, suatu pekerjaan yang dikerjakan tanpa adanya rasa tanggung jawab yang didasari dari tanpa kapasitas yang sesuai, bisa mendatangkan kerusakan terhadap perkara tersebut. Misalnya, pemimpin yang tidak berkapasitas dalam memimpin dan tidak bertanggung jawab, bisa merusak tatanan atas perkara yang dipimpinnya.

Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari bahwasanya Rasulullah SAW bersabda “Jika amanat telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi. Ada seorang sahabat bertanya ‘Bagaimana maksud amanat disia-siakan?’ Nabi menjawab; ‘Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran itu .’” 

2. Setiap Manusia adalah Pemimpin yang Bertanggung Jawab

Pada dasarnya Allah SWT menciptakan manusia di dunia untuk menjadikan manusia itu sendiri sebagai pemimpin. Setiap pemimpin, terutama pemimpin yang bertanggung jawab akan diminta pertanggungjawabannya kepada Allah SWT. Oleh karena itulah, setiap perkara yang dikerjakan harusnya dikerjakan dengan sebaik mungkin dan didasari dengan rasa tanggung jawab.

Hal ini sesuai dengan hadits tentang tanggung jawab yang diriwayatkan oleh Abu ‘Abdillah Muhammad ibn Ismail al-Bukhari bahwasanya “Abdullah bin Umar RA berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, “Ketahuilah: kalian semua adalah pemimpin (pemelihara) dan bertanggung jawab terhadap rakyatnya. 

Pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya tentang rakyat yang dipimpinnya. Suami adalah pemimpin bagi keluarganya dan akan dimintai pertanggungjawabannya tentang keluarga yang dipimpinnya. Isteri adalah pemelihara rumah suami dan anak-anaknya. 

Budak adalah pemelihara harta tuannya dan ia bertanggung jawab mengenai hal itu. Maka camkanlah bahwa kalian semua adalah pemimpin dan akan dituntut (diminta pertanggungjawaban) tentang hal yang dipimpinnya.”

3. Terhindar dari Penyelasan

Suatu perkara yang diamanahkan kepada seseorang, harus dikerjakan dengan sebaik mungkin dengan rasa tanggung jawab yang menyertainya. Apabila tidak dikerjakan sesuai komitmen yang telah ada, terjadilah kerusakan yang menyebabkan rusaknya tatanan suatu perkara. 

Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi bahwasanya “Sesungguhnya kepemimpinan itu adalah amanah dan sesungguhnya pada hari kiamat akan mendapatkan malu dan penyesalan, kecuali orang yang mengambilnya dengan hak dan melaksanakan tugas kewajibannya dengan baik”.

4. Mendapatkan Surga

Surga adalah ganjaran bagi pemimpin yang bisa bertanggung jawab. Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari bahwasanya “Telah menceritakan kepada kami Abu Nu’aim telah menceritakan kepada kami Abul Asyhab dari Al Hasan, bahwasanya Abdullah bin Ziyad mengunjungi Ma’qil bin yasar ketika sakitnya yang menjadikan kematiannya, lantas Ma’qil mengatakan kepadanya.

‘Saya sampaikan hadist kepadamu yang aku dengar dari Rasulullah SAW, aku mendengar Nabi SAW bersabda ‘Tidaklah seorang hamba yang Allah beri amanat kepemimpinan, namun dia tidak menindaklanjutinya dengan baik, selain tak bakalan mendapat bau surga.’”

Jadi, pada dasarnya manusia diciptakan sebagai pemimpin dalam segala aspek. Baik itu aspek yang kecil maupun aspek yang besar. Manusia sebagai pemimpin harus bisa melaksanakan suatu perkara dengan rasa tanggung jawab. Dikarenakan terdapat keutamaan sesuai dengan hadits tentang tanggung jawab tersebut. Mulai dari terhindarnya kemudaratan hingga kelak akan dituntut atau dimintai hasil pertanggungjawabannya.

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada artikel 4 Hadits Tentang Keutamaan Bertanggung Jawab Terhadap Semua Pekerjaan.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.

Leave a Comment