Hadits Tentang Keutamaan Menjauhi Riba dalam Kehidupan

Syariat Islam telah melarang unsur riba yang ada di dalam setiap transaksi. Apapun jenis transaksinya, bila mengandung unsur riba tranksaksi tersebut tetap dilarang bahkan dihukumi dosa. Hal ini dikarenakan riba dapat mendatangkan kemudaratan. Akibatnya dapat menyusahkan hidup. Oleh karena itu, simak informasi berikut terkait hadits tentang riba dan keutamaannya untuk menjauhi semua transaksi yang mengandung riba.

Kumpulan Hadits Tentang Riba

Terdapat 215 hadits berdasarkan pencarian Hadits Tentang Riba.

HR. Sunan Ad-Darimi No. 2467 – Tak dihitung riba selain jika riba nasi”ah (tempo)

Bab: Tak dihitung riba selain jika riba nasi"ah (tempo)

Terjemahan

Telah mengabarkan kepada kami Abu 'Ashim dari Ibnu Juraij dari 'Ubaidullah bin Abu Yazid dari Ibnu Abbas, ia berkata; telah mengabarkan kepadaku Usamah bin Zaid bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya riba bisa terjadi dalam hutang piutang." Abdullah berkata; "Maksudnya adalah satu dirham dengan dua dirham."

Copy
Lebih Banyak

Nas

أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي يَزِيدَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الرِّبَا فِي الدَّيْنِ قَالَ عَبْد اللَّهِ مَعْنَاهُ دِرْهَمٌ بِدِرْهَمَيْنِ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ad-Darimi No. 2422 – Riba pada masa jahiliyah

Bab: Riba pada masa jahiliyah

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Hajjaj bin Minhal telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah telah mengabarkan kepada kmai Ali bin Zaid dari Abu Hurrah Ar Raqasyi dari pamannya, ia berkata; "Aku memegang tali kekang unta Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada pertengahan hari-hari Tasyriq, aku memerintahkan orang-orang supaya menjauh darinya. Kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya seluruh riba pada masa jahiliyah telah dibatalkan, ketahuilah sesungguhnya Allah telah memutuskan bahwa riba pertama yang dibatalkan adalah riba Abbas bin Abdul Muththalib, yaitu bagi kalian modal harta kalian, kalian tidak menzhalimi dan tidak dizhalimi."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَبِي حُرَّةَ الرَّقَاشِيِّ عَنْ عَمِّهِ قَالَ كُنْتُ آخِذًا بِزِمَامِ نَاقَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَوْسَطِ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَذُودُ النَّاسَ عَنْهُ فَقَالَ أَلَا إِنَّ كُلَّ رِبًا فِي الْجَاهِلِيَّةِ مَوْضُوعٌ أَلَا وَإِنَّ اللَّهَ قَدْ قَضَى أَنَّ أَوَّلَ رِبًا يُوضَعُ رِبَا عَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ لَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ

Copy
Lebih Banyak

HR. Shahih Al-Bukhari No. 1944 – Orang yang memberi makan riba

Bab: Orang yang memberi makan riba

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari 'Aun bin Abu Juhaifah berkata, aku melihat bapakku membeli seorang budak sebagai tukang bekam lalu aku tanyakan kepadanya maka dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang harga (uang hasil jual beli) anjing, darah dan melarang orang yang membuat tato dan yang minta ditato dan pemakan riba' dan yang meminjam riba serta melaknat pembuat patung".

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَوْنِ بْنِ أَبِي جُحَيْفَةَ قَالَ رَأَيْتُ أَبِي اشْتَرَى عَبْدًا حَجَّامًا فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَثَمَنِ الدَّمِ وَنَهَى عَنْ الْوَاشِمَةِ وَالْمَوْشُومَةِ وَآكِلِ الرِّبَا وَمُوكِلِهِ وَلَعَنَ الْمُصَوِّرَ

Copy
Lebih Banyak

HR. Shahih Muslim No. 2995 – Pemakan riba dan pemberinya akan dilaknat

Bab: Pemakan riba dan pemberinya akan dilaknat

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Shabah dan Zuhair bin Harb dan Utsman bin Abu Syaibah mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Husyaim telah mengabarkan kepada kami Abu Az Zubair dari Jabir dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaknat pemakan riba, orang yang menyuruh makan riba, juru tulisnya dan saksi-saksinya." Dia berkata, "Mereka semua sama."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَعُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالُوا حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آكِلَ الرِّبَا وَمُؤْكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ

Copy
Lebih Banyak

HR. Shahih Muslim No. 2994 – Pemakan riba dan pemberinya akan dilaknat

Bab: Pemakan riba dan pemberinya akan dilaknat

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah dan Ishaq bin Ibrahim dan ini adalah lafadz Utsman. Ishaq berkata; telah mengabarkan kepada kami, dan Utsman berkata; telah menceritakan kepada kami Jarir dari Mughirah dia berkata, "Syibak bertanya kepada Ibrahim, lalu ia menceritakan kepada kami dari 'Alqamah dari Abdullah dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaknat orang yang memakan hasil riba dan yang menyuruh memakannya." 'Alqamah berkata, "Saya bertanya, "(Bagaimana dengan) sekretaris pembuat akte riba dan saksi-saksinya?" dia menjawab, "Kami hanya menceritakan dari sesuatu yang kami dengar."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَاللَّفْظُ لِعُثْمَانَ قَالَ إِسْحَقُ أَخْبَرَنَا وَقَالَ عُثْمَانُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مُغِيرَةَ قَالَ سَأَلَ شِبَاكٌ إِبْرَاهِيمَ فَحَدَّثَنَا عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آكِلَ الرِّبَا وَمُؤْكِلَهُ قَالَ قُلْتُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ قَالَ إِنَّمَا نُحَدِّثُ بِمَا سَمِعْنَا

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Abu Dawud No. 2896 – Penjelasan tentang yang membatalkan riba

Bab: Penjelasan tentang yang membatalkan riba

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Abu Al Ahwash, telah menceritakan kepada kami Syabib bin Gharqadah, dari Sulaiman bin 'Amr, dari ayahnya ia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika haji wada' berkata: "Ketahuilah bahwa seluruh riba dari riba jahiliyah telah dibatalkan, bagi kalian modal kalian, dengan tidak menzhalimi dan tidak dizhalimi. Ketahuilah bahwa seluruh darah dari darah pada masa jahiliyah telah digugurkan, dan darah pertama yang aku gugurkan adalah darah Al Harits bin Abdul Muththalib, dahulu ia disusui seseorang dari Bani Laits, kemudian ia dibunuh orang-orang Hudzail." Beliau berkata: "Ya Allah, saksikanlah. Apakah aku telah menyampaikan?" mereka berkata; ya. Tiga kali. Beliau berkata; ya Allah, saksikanlah. Beliau mengucapkannya sebanyak tiga kali.

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ حَدَّثَنَا شَبِيبُ بْنُ غَرْقَدَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ يَقُولُ أَلَا إِنَّ كُلَّ رِبًا مِنْ رِبَا الْجَاهِلِيَّةِ مَوْضُوعٌ لَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ أَلَا وَإِنَّ كُلَّ دَمٍ مِنْ دَمِ الْجَاهِلِيَّةِ مَوْضُوعٌ وَأَوَّلُ دَمٍ أَضَعُ مِنْهَا دَمُ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ كَانَ مُسْتَرْضِعًا فِي بَنِي لَيْثٍ فَقَتَلَتْهُ هُذَيْلٌ قَالَ اللَّهُمَّ هَلْ بَلَّغْتُ قَالُوا نَعَمْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ قَالَ اللَّهُمَّ اشْهَدْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Abu Dawud No. 2895 – Orang yang makan riba dan orang yang memberikannya

Bab: Orang yang makan riba dan orang yang memberikannya

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus, telah menceritakan kepada kami Zuhair, telah menceritakan kepada kami Simak, telah menceritakan kepadaku Abdurrahman bin Abdullah bin Mas'ud, dari ayahnya, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaknat orang yang makan riba, orang yang memberi makan riba, saksinya dan penulisnya.

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا سِمَاكٌ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آكِلَ الرِّبَا وَمُؤْكِلَهُ وَشَاهِدَهُ وَكَاتِبَهُ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan at-Tirmidzi No. 1127 – Makan riba

Bab: Makan riba

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah dari Simak bin Harb dari Abdurrahman bin Abdullah bin Mas'ud dari Ibnu Mas'ud ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaknat pemakan riba, yang memberi makan riba, kedua saksi dan penulisnya. Ia mengatakan; Dalam hal ini ada hadits serupa dari Umar, Ali, Jabir dan Abu Juhaifah. Abu Isa berkata; Hadits Abdullah adalah hadits hasan shahih.

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آكِلَ الرِّبَا وَمُؤْكِلَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَكَاتِبَهُ قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ عُمَرَ وَعَلِيٍّ وَجَابِرٍ وَأَبِي جُحَيْفَةَ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ عَبْدِ اللَّهِ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ibnu Majah No. 2267 – Teguran keras dalam riba

Bab: Teguran keras dalam riba

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali Al Jahdlami berkata, telah menceritakan kepada kami Khalid Ibnul Harits berkata, telah menceritakan kepada kami Sa'id dari Qatadah dari Sa'id Ibnul Musayyab dari Umar bin Khaththab ia berkata, "Sesungguhnya yang terakhir turun adalah ayat riba, dan ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggal beliau belum sempat menjelaskannya kepada kami. Maka tinggalkanlah riba dan keragu-raguan."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ إِنَّ آخِرَ مَا نَزَلَتْ آيَةُ الرِّبَا وَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُبِضَ وَلَمْ يُفَسِّرْهَا لَنَا فَدَعُوا الرِّبَا وَالرِّيبَةَ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ad-Darimi No. 2423 – Pemakan riba dan pemberinya

Bab: Pemakan riba dan pemberinya

Terjemahan

Telah mengabarkan kami Abu Nu'aim telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Abu Qais dari Huzail dari Abdullah, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaknat pemakan riba dan orang yang memberi makan dari hasil riba.

Copy
Lebih Banyak

Nas

أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي قَيْسٍ عَنْ هُزَيْلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آكِلَ الرِّبَا وَمُؤْكِلَهُ

Copy
Lebih Banyak

Yang Bisa Didapatkan Dari Menjauhi Riba

1. Hidup Tenang

Transaksi yang di dalamnya mengandung unsur riba hukumnya dosa. Hal ini dikarenakan riba mengakibatkan keberlansungan hidup menjadi tidak tenang dan akhirat pun dihantui dengan dosa riba. Dalam segi kehidupan dunia, banyak persyaratan yang memberatkan. Akibat dari transaksi yang mengandung riba tersebut, orang dibebankan dengan berbagai pembayaran yang bisa membengkak.

Tak jarang, kualitas hidup orang menjadi buruk. Oleh karena itu, Rasulullah SAW pernah bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim bahwasanya “Rasulullah mengutuk orang yang makan harta riba, yang memberikan riba baik itu penulis yang mencatat transaksi riba maupun orang yang menjadi saksi transaksi riba. Mereka tersebut sama (berdosa).”

Berdasarkan dari hadits tersebut, ada baiknya untuk menjauhi semua transaksi yang mengandung unsur riba. Tujuannya tentu untuk menghindari hidup yang tidak tenang dikarenakan kemudaratan yang langsung berdampak serta terhindar dari dosa riba itu sendiri.

2. Terhindar dari Bunga Riba yang Terus Naik

Apabila Anda menerapkan bahkan menyetujui transaksi yang mengandung unsur riba, secara otomatis Anda akan terjerat dengan bunga transaksi. Bunga ini akan terus mengalami kenaikan. Apabila Anda masih bisa membayar bunga ini, mungkin akan baik-baik saja. Namun, bila Anda tidak bisa membayar bunga ini, justru membuat hidup Anda menjadi hancur.

Hidup di dunia yang dibayangi-bayangi dengan hal semacam itu, tentu menjadi tidak nyaman. Inilah yang disebut sebagai mudarat. Belum lagi kehidupan di akhirat kelak yang banyak pertanggungjawabannya. Oleh karena itu, menjauhi semua transaksi riba bisa menghindarkan Anda dari bunga yang terus mengalami kenaikan.

3. Terhindar dari Denda yang Telat Angsuran

Selain mengandung bunga setiap transaksinya, riba juga bisa menjerat Anda dengan denda. Denda ini harus dibayarkan bila Anda telat membayarkan angsuran yang telah disepakati. Sudah membayarkan bunga, belum lagi membayarkan denda. Belum lagi bila ada bunga yang mengalami bunga lagi dan mengandung denda yang harus dibayarkan. Tentu hal ini seperti lingkaran setan yang harus dijauhi. Oleh sebab itu, agama melarang transaksi seperti ini melalui hadits tentang riba.

4. Terhindar dari Kerja Keras untuk Bayar Angsuran

Pada umumnya, transaksi yang mengandung unsur riba harus dibayarkan dengan sistem mengangsur dalam jangka waktu tertentu. Apabila dalam bulan tertentu Anda tidak membayarkan angsuran itu, tentu Anda akan dikenai denda seperti poin sebelumnya. Oleh sebab itu, secara otomatis Anda akan bekerja lebih keras untuk membayar angsuran tersebut. Jadi, bisa dilihat kalau Anda menikmati hidup hanya untuk membayar angsuran.

5. Terhindar dari Khawatir Agunan yang Siap Melayang

Transaksi yang mengandung riba membuat harta kekayaan Anda habis perlahan. Mungkin awalnya Anda bisa membayar dengan uang hasil kerja keras. Namun, bila Anda tidak mampu membayarnya, bisa jadi agunan yang telah Anda jaminkan dalam situasi yang tidak aman. Siap-siap saja bila hal tersebut harus melayang sebagai bayaran Anda menutup angsuran tersebut.

Kesimpulan

Itulah keutamaan dari menjahui riba dalam setiap transaksi. Oleh karena itu, Islam telah melarang riba dan memperbolehkan jual beli melalui hadits tentang riba. Apabila Anda ingin mendapatkan keuntungan, pilihlah jalan yang baik yang tidak menimbulkan kemudaratan kedua belah pihak.

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada artikel Hadits Tentang Keutamaan Menjauhi Riba dalam Kehidupan.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.

Leave a Comment