Hadits tentang Rezeki Beserta Penjelasannya

Allah SWT telah telah menjamin dan memberikan rezeki kepada semua makhluk sejak dilahirkan, dan tidak hanya manusia saja namun juga tumbuhan beserta hewan. Bahkan burung yang terbang dan cacing di dalam tanah dengan mobilitas yang sangat minim namun Allah masih mendekatkan rezeki nya. Bahkan hal tersebut telah dibuktikan dengan beberapa hadits tentang rezeki berikut.

Perlu Anda tahu bahwa rezeki merupakan semua pemberian dari Allah berupa nikmat hidup, baik lahir yang berbentuk fisik maupun batin yang berupa ketenangan batin. Artinya kesehatan, harta benda, hati yang selalu tenang itu termasuk adalah rezeki pemberian dari Allah SWT yang wajib disyukuri. Untuk itu yuk simak beberapa hadits yang menyebutkan tentang rezeki berikut ini!

Terdapat 48 hadits berdasarkan pencarian Hadits tentang Rezeki.

HR. Shahih Al-Bukhari No. 4933 – Keutamaan memberikan nafkah kepada keluarga

Bab: Keutamaan memberikan nafkah kepada keluarga

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Isma'il ia berkata; Telah menceritakan kepadaku Malik dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ya, Allah berilah rezeki. Wahai Ibnu Adam berinfaklah, niscaya kalian juga akan diberi rezeki."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ اللَّهُ أَنْفِقْ يَا ابْنَ آدَمَ أُنْفِقْ عَلَيْكَ

Copy
Lebih Banyak

HR. Muwatta Malik No. 1158 – Pada masa Marwan bin al Hakam pernah dikeluarkan surat bukti kepemilikan untuk masyarakat

Bab: Pada masa Marwan bin al Hakam pernah dikeluarkan surat bukti kepemilikan untuk masyarakat

Terjemahan

Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Yahya bin Sa'id bahwa dia telah mendengar Jamil bin Abdurrahman Al muadzin berkata kepada Sa'id bin Musayyab; "Saya adalah orang yang membeli rezeki-rezeki yang diberikan kepada orang-orang di Al Jar berkat kehendak Allah. Saya hendak menjual makanan yang dititipkan kepadaku dengan penangguhan." Sa'id pun bertanya kepadanya; "Apakah kamu akan memberi (harga) penuh dari barang yang telah engkau beli?" dia menjawab; "Ya." Maka Sa'id melarangnya.

Copy
Lebih Banyak

Nas

و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ أَنَّهُ سَمِعَ جَمِيلَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمُؤَذِّنَ يَقُولُ لِسَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ إِنِّي رَجُلٌ أَبْتَاعُ مِنْ الْأَرْزَاقِ الَّتِي تُعْطَى النَّاسُ بِالْجَارِ مَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ أُرِيدُ أَنْ أَبِيعَ الطَّعَامَ الْمَضْمُونَ عَلَيَّ إِلَى أَجَلٍ فَقَالَ لَهُ سَعِيدٌ أَتُرِيدُ أَنْ تُوَفِّيَهُمْ مِنْ تِلْكَ الْأَرْزَاقِ الَّتِي ابْتَعْتَ فَقَالَ نَعَمْ فَنَهَاهُ عَنْ ذَلِكَ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan at-Tirmidzi No. 1702 – Menambal pakaian

Bab: Menambal pakaian

Terjemahan

Telah menceritakan kepadaku Yahya bin Musa, telah menceritakan kepadaku Sa'id bin Muhammad Al Warraq dan Abu Yahya Al Himmani keduanya berkata, Telah menceritakan kepadaku Shalih bin Hassan dari Urwah dari 'Aisyah radliallahu 'anha berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda kepadaku: "Jika engkau ingin bersamaku (atau sederajat denganku) di surga, maka ambillah bekal dari dunia seperti bekalnya seorang musafir dan janganlah engkau bergaul dengan orang-orang kaya serta janganlah menganggap bajumu sudah lusuh (robek yaitu tidak layak pakai) sebelum engkau menambalnya." Abu Isa berkata; Ini merupakan hadits Gharib yang tidak kami ketahui kecuali dari haditnya Shalih bin Hassan. Dan aku mendengar Muhammad berkata, "Shalih bin Hassan seorang munkarul hadits adapun Shalih bin Abi Hassan yang mana Ibnu Abi Dzuaib meriwayatkan darinya ialah seorang yang tsiqqah." Abu Isa berkata; Dan arti dari sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam "Dan janganlah kamu bergaul dengan orang-orang kaya". Ialah sebagaimana dalam riwayatnya Abu Hurairah Rhadliyallahu 'Anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: "Barang siapa yang melihat orang yang dilebihkan darinya dari segi rupa dan rezeki, maka hendaknya dia melihat orang yang lebih kurang darinya atas nikmat yang dilebihkan atasnya (baik dari segi rupa atau rezeki), karena hal itu akan mendorongnya untuk selalu mensyukuri nikmat Allah yang telah dikaruniakan kepadanya." Diriwayatkan dari 'Aun bin Abdullah berkata; "Aku telah bergaul dengan orang-orang kaya, maka aku tidak melihat ada orang yang lebih memiliki kemauan dari pada aku, bersama mereka aku melihat ada onta yang lebih bagus dari ontaku dan aku melihat baju yang lebih bagus dari bajuku. Lantas aku bergaul dengan para faqir dan hatiku menjadi tenang."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْوَرَّاقُ وَأَبُو يَحْيَى الْحِمَّانِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ حَسَّانَ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَدْتِ اللُّحُوقَ بِي فَلْيَكْفِكِ مِنْ الدُّنْيَا كَزَادِ الرَّاكِبِ وَإِيَّاكِ وَمُجَالَسَةَ الْأَغْنِيَاءِ وَلَا تَسْتَخْلِقِي ثَوْبًا حَتَّى تُرَقِّعِيهِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ صَالِحِ بْنِ حَسَّانَ قَالَ و سَمِعْت مُحَمَّدًا يَقُولُ صَالِحُ بْنُ حَسَّانَ مُنْكَرُ الْحَدِيثِ وَصَالِحُ بْنُ أَبِي حَسَّانَ الَّذِي رَوَى عَنْهُ ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ ثِقَةٌ قَالَ أَبُو عِيسَى وَمَعْنَى قَوْلِهِ وَإِيَّاكِ وَمُجَالَسَةَ الْأَغْنِيَاءِ عَلَى نَحْوِ مَا رُوِيَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ رَأَى مَنْ فُضِّلَ عَلَيْهِ فِي الْخَلْقِ وَالرِّزْقِ فَلْيَنْظُرْ إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْهُ مِمَّنْ فُضِّلَ هُوَ عَلَيْهِ فَإِنَّهُ أَجْدَرُ أَنْ لَا يَزْدَرِيَ نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْهِ وَيُرْوَى عَنْ عَوْنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ قَالَ صَحِبْتُ الْأَغْنِيَاءَ فَلَمْ أَرَ أَحَدًا أَكْبَرَ هَمًّا مِنِّي أَرَى دَابَّةً خَيْرًا مِنْ دَابَّتِي وَثَوْبًا خَيْرًا مِنْ ثَوْبِي وَصَحِبْتُ الْفُقَرَاءَ فَاسْتَرَحْتُ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan at-Tirmidzi No. 1144 – Jangan Orang kota menjual kepada orang desa (pelosok)

Bab: Jangan Orang kota menjual kepada orang desa (pelosok)

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali dan Ahmad bin Mani' keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Abu Az Zubair dari Jabir ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah orang kota menjualkan barang dagangan orang desa, biarkanlah orang-orang (berbagi rezeki) dengan cara Allah memberi rezeki sebagian mereka dari sebagian yang lain." Abu Isa berkata; Hadits Abu Hurairah adalah hadits hasan shahih sedangkan hadits Jabir dalam hal ini adalah hadits hasan shahih juga. Hadits ini menjadi pedoman amal menurut para ulama dari kalangan sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan selain mereka, mereka memakruhkan orang kota menjualkan barang dagangan orang desa namun sebagian mereka membolehkan orang kota membeli barang dagangan milik orang desa. Sedangkan Asy Syafi'i berkata; Dimakruhkan orang kota menjualkan barang dagangan orang desa namun jika ia menjualnya maka jual belinya dibolehkan.

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ وَأَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَبِيعُ حَاضِرٌ لِبَادٍ دَعُوا النَّاسَ يَرْزُقُ اللَّهُ بَعْضَهُمْ مِنْ بَعْضٍ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَحَدِيثُ جَابِرٍ فِي هَذَا هُوَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ أَيْضًا وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا الْحَدِيثِ عِنْدَ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَغَيْرِهِمْ كَرِهُوا أَنْ يَبِيعَ حَاضِرٌ لِبَادٍ وَرَخَّصَ بَعْضُهُمْ فِي أَنْ يَشْتَرِيَ حَاضِرٌ لِبَادٍ و قَالَ الشَّافِعِيُّ يُكْرَهُ أَنْ يَبِيعَ حَاضِرٌ لِبَادٍ وَإِنْ بَاعَ فَالْبَيْعُ جَائِزٌ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 17018 – Hadits Abdullah bin Busr Al Mazini Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Bab: Hadits Abdullah bin Busr Al Mazini Radliyallahu ta'ala 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abul Mughirah Telah menceritakan kepada kami Shafwan bin Amru ia berkata, telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Busr Al Mazini ia berkata, "Bapakku mengutusku kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mengundang beliau makan. Beliau kemudian datang bersamaku, ketika hampir tiba di rumah aku bergegas memberitahukan kepada kedua orang tuaku. Keduanya lantas keluar dan menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kami lantas menyiapkan tempat dengan menghamparkan tikar yang terbuat dari kulit domba, maka beliau pun duduk di atasnya. Kemudian bapakku berkata kepada ibuku, "Bawakanlah makananmu." Maka ia pun datang dengan membawa mangkuk besar berisi tepung yang sudah dicampur dengan air dan garam. Aku lalu meletakkannya di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau bersabda: "Ambillah dengan membaca 'Bismillah.' Ambillah dari sekelilingnya dan tinggalkanlah bagian atasnya. Karena sesungguhnya barakah itu terdapat di sekelilingnya." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian makan dan kami pun makan bersamanya, beliau lalu menyisakan sedikit makanan tersebut. Setelah itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdo'a: "ALLAHUMMAGHFIR LAHUM, WARHAMHUM, WA BAARIK LAHUM FIIMAA RAZAQTAHUM (Ya Allah, ampunilah mereka, sayangilah mereka, dan berikanlah keberkahan atas mereka serta lapangkanlah rezeki atas mereka."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُسْرٍ الْمَازِنِيُّ قَالَ بَعَثَنِي أَبِي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَدْعُوهُ إِلَى الطَّعَامِ فَجَاءَ مَعِي فَلَمَّا دَنَوْتُ مِنْ الْمَنْزِلِ أَسْرَعْتُ فَأَعْلَمْتُ أَبَوَيَّ فَخَرَجَا فَتَلَقَّيَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَحَّبَا بِهِ وَوَضَعْنَا لَهُ قَطِيفَةً كَانَتْ عِنْدَنَا زِئْبِرِيَّةً فَقَعَدَ عَلَيْهَا ثُمَّ قَالَ أَبِي لِأُمِّي هَاتِ طَعَامَكِ فَجَاءَتْ بِقَصْعَةٍ فِيهَا دَقِيقٌ قَدْ عَصَدَتْهُ بِمَاءٍ وَمِلْحٍ فَوَضَعْتُهُ بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ خُذُوا بِسْمِ اللَّهِ مِنْ حَوَالَيْهَا وَذَرُوا ذُرْوَتَهَا فَإِنَّ الْبَرَكَةَ فِيهَا فَأَكَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَكَلْنَا مَعَهُ وَفَضَلَ مِنْهَا فَضْلَةٌ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِمْ وَوَسِّعْ عَلَيْهِمْ فِي أَرْزَاقِهِمْ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 24602 – Lanjutan Musnad yang lalu

Bab: Lanjutan Musnad yang lalu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Waki' dari Harun dari Budail dari Abdullah bin Syaqiq dari Aisyah bahwa Nabi shallallahu'alaihi wa sallam pernah membaca: Maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta surga kenikmatan.

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ هَارُونَ عَنْ بُدَيْلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ { فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ }

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 20560 – Hadits Abu Dzar Al Ghifari Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Bab: Hadits Abu Dzar Al Ghifari Radliyallahu ta'ala 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair telah menceritakan kepada kami Musa bin Musayyab Ats Tsaqafi dari Syahr dari Abdurrahman bin Ghanm Al Asy'ari dari Abu Dzar dari Nabi Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah berfirman: 'Wahai hamba-Ku kalian semua berdosa kecuali yang Aku maafkan, maka mintalah ampun pada-KU niscaya Aku ampuni, Siapa saja di antara kalian yang mengetahui bila Aku Maha kuasa atas segala ampunan, maka mintalah ampunan dengan kuasa-Ku dan tentulah Aku mengampuninya tanpa memperdulikan dosa-dosanya. Dan sungguh kalian adalah sesat kecuali orang yang Aku tunjuki, oleh itu mintalah petunjuk pada-Ku niscaya Aku akan tunjuki. Dan kalian semua adalah fakir kecuali yang Aku kayakan, mintalah pada-Ku niscaya aku beri ia rezeki. Sekiranya orany yang masih hidup dan orang yang sudah mati dari kalian, yang pertama dicipta atau yang terakhir, yang kering atau yang basah, seluruhnya bertakwa seperti orang yang paling bertakwa di antaramu, maka itu tidak akan menambah kekuasaan-Ku sedikit pun walau seperti sayap nyamuk. Dan apabila mereka semua baik yang telah mati atau yang masih hidup, yang pertama dicipta atau yang terakhir, yang kering atau yang basah, seluruhnya meminta setiap satunya dengan masing-masing masalah yang ia bawa di satu tempat, niscaya Aku berikan setiap mereka atas apa yang mereka pinta tanpa mengurangi apa yang ada pada-Ku, kecuali seperti salah seorang kalian melewati tepi laut dan mencelupkan jarum lalu mengangkatnya, karena Aku adalah Maha Pemberi, Mulia lagi Mengetahui, Aku melakukan ap yang Aku kehendaki, pemberian dan siksa adalah ketetapan-Ku, dan jika Aku menghendaki seuatu maka Aku cukup mengatakan 'Jadi', maka jadilah ia."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا مُوسَى يَعْنِي ابْنَ الْمُسَيَّبِ الثَّقَفِيَّ عَنْ شَهْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ غَنْمٍ الْأَشْعَرِيِّ عَنْ أَبِي ذَرٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَقُولُ يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ مُذْنِبٌ إِلَّا مَنْ عَافَيْتُ فَاسْتَغْفِرُونِي أَغْفِرْ لَكُمْ وَمَنْ عَلِمَ مِنْكُمْ أَنِّي ذُو قُدْرَةٍ عَلَى الْمَغْفِرَةِ فَاسْتَغْفَرَنِي بِقُدْرَتِي غَفَرْتُ لَهُ وَلَا أُبَالِ وَكُلُّكُمْ ضَالٌّ إِلَّا مَنْ هَدَيْتُ فَسَلُونِي الْهُدَى أَهْدِكُمْ وَكُلُّكُمْ فَقِيرٌ إِلَّا مَنْ أَغْنَيْتُ فَسَلُونِي أَرْزُقْكُمْ وَلَوْ أَنَّ حَيَّكُمْ وَمَيِّتَكُمْ وَأُولَاكُمْ وَأُخْرَاكُمْ وَرَطْبَكُمْ وَيَابِسَكُمْ اجْتَمَعُوا عَلَى قَلْبِ أَتْقَى عَبْدٍ مِنْ عِبَادِي لَمْ يَزِيدُوا فِي مُلْكِي جَنَاحَ بَعُوضَةٍ وَلَوْ أَنَّ حَيَّكُمْ وَمَيِّتَكُمْ وَأُولَاكُمْ وَأُخْرَاكُمْ وَرَطْبَكُمْ وَيَابِسَكُمْ اجْتَمَعُوا فَسَأَلَ كُلُّ سَائِلٍ مِنْهُمْ مَا بَلَغَتْ أُمْنِيَّتُهُ وَأَعْطَيْتُ كُلَّ سَائِلٍ مَا سَأَلَ لَمْ يَنْقُصْنِي إِلَّا كَمَا لَوْ مَرَّ أَحَدُكُمْ عَلَى شَفَةِ الْبَحْرِ فَغَمَسَ إِبْرَةً ثُمَّ انْتَزَعَهَا ذَلِكَ لِأَنِّي جَوَادٌ مَاجِدٌ وَاجِدٌ أَفْعَلُ مَا أَشَاءُ عَطَائِي كَلَامِي وَعَذَابِي كَلَامِي إِذَا أَرَدْتُ شَيْئًا فَإِنَّمَا أَقُولُ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 20510 – Hadits Abu Dzar Al Ghifari Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Bab: Hadits Abu Dzar Al Ghifari Radliyallahu ta'ala 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin Amru telah menceritakan kepada kami Ali -yaitu Ibnu Mubarak- dari Yahya dari Zaid bin Salaam dari Abu Salam, Abu Dzar berkata, "Setiap hari dimana matahari terbit setiap jiwa harus disedekahi." Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, dari mana aku bersedekah padahal aku tidak memiliki harta?" Beliau bersabda: "Sungguh di antara pintu sedekah adalah mengucapkan takbir, tasbih, tahmid, tahlil, dan istighfar. Engkau menyuruh pada kebaikan, mencegah perbuatan mungkar, menyingkirkan duri, tulang dan batu dari jalan yang dilalui manusia, menunjuki jalan orang yang buta, engkau memperdengarkan orang yang tuli dan bisu hingga ia menjadi faham, menunjuki orang yang tersesat karena suatu keperluan yang engkau mengetahui tempatnya, memberi minum orang yang kehausan, dan membantu mengangkat beban orang yang lemah. Maka semua itu adalah pintu-pintu sedekah, dari kamu dan untuk kamu, bahkan persetubuhanmu terhadap isterimu adalah berpahala." Abu Dzar bertanya, "Bagaimana bisa aku mendapat pahala dari syahwatku?" Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Bagaimana menurutmu jika kamu mempunyai seorang anak, ia telah sampai pada umur baligh dan engaku mengharap kebaikannya, apakah engkau akan mengharap pahala jika ia meninggal?" Aku menjawab, "Ya." Beliau melanjutkan: "Engkaulah yang membuatnya, bahkan Allah yang mencipta, engkau menunjukinya, padahal Allah-lah yang memberinya petunjuk, engkau memberinya makan, padahal Allah-lah yang memberinya rezeki, demikian juga bila engkau meletakkannya pada yang halal dan menjauhkan ia dari yang haram, bila Allah berkehendak maka Allah hidupkan, dan bila Allah berkehendak maka Allah akan matikan, dan engkau mendapat pahala."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا عَلِيٌّ يَعْنِي ابْنَ مُبَارَكٍ عَنْ يَحْيَى عَنْ زَيْدِ بْنِ سَلَّامٍ عَنْ أَبِي سَلَّامٍ قَالَ أَبُو ذَرٍّ عَلَى كُلِّ نَفْسٍ فِي كُلِّ يَوْمٍ طَلَعَتْ فِيهِ الشَّمْسُ صَدَقَةٌ مِنْهُ عَلَى نَفْسِهِ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنْ أَيْنَ أَتَصَدَّقُ وَلَيْسَ لَنَا أَمْوَالٌ قَالَ لِأَنَّ مِنْ أَبْوَابِ الصَّدَقَةِ التَّكْبِيرَ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَتَأْمُرُ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَى عَنْ الْمُنْكَرِ وَتَعْزِلُ الشَّوْكَةَ عَنْ طَرِيقِ النَّاسِ وَالْعَظْمَ وَالْحَجَرَ وَتَهْدِي الْأَعْمَى وَتُسْمِعُ الْأَصَمَّ وَالْأَبْكَمَ حَتَّى يَفْقَهَ وَتُدِلُّ الْمُسْتَدِلَّ عَلَى حَاجَةٍ لَهُ قَدْ عَلِمْتَ مَكَانَهَا وَتَسْعَى بِشِدَّةِ سَاقَيْكَ إِلَى اللَّهْفَانِ الْمُسْتَغِيثِ وَتَرْفَعُ بِشِدَّةِ ذِرَاعَيْكَ مَعَ الضَّعِيفِ كُلُّ ذَلِكَ مِنْ أَبْوَابِ الصَّدَقَةِ مِنْكَ عَلَى نَفْسِكَ وَلَكَ فِي جِمَاعِكَ زَوْجَتَكَ أَجْرٌ قَالَ أَبُو ذَرٍّ كَيْفَ يَكُونُ لِي أَجْرٌ فِي شَهْوَتِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَأَيْتَ لَوْ كَانَ لَكَ وَلَدٌ فَأَدْرَكَ وَرَجَوْتَ خَيْرَهُ فَمَاتَ أَكُنْتَ تَحْتَسِبُ بِهِ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ فَأَنْتَ خَلَقْتَهُ قَالَ بَلْ اللَّهُ خَلَقَهُ قَالَ فَأَنْتَ هَدَيْتَهُ قَالَ بَلْ اللَّهُ هَدَاهُ قَالَ فَأَنْتَ تَرْزُقُهُ قَالَ بَلْ اللَّهُ كَانَ يَرْزُقُهُ قَالَ كَذَلِكَ فَضَعْهُ فِي حَلَالِهِ وَجَنِّبْهُ حَرَامَهُ فَإِنْ شَاءَ اللَّهُ أَحْيَاهُ وَإِنْ شَاءَ أَمَاتَهُ وَلَكَ أَجْرٌ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 18807 – Hadits Abu Musa Al Asy’ari Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Bab: Hadits Abu Musa Al Asy'ari Radliyallahu ta'ala 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah Telah menceritakan kepada kami Al A'masy dari Sa'id bin Jubair dari Abu Abdurrahman As Sulami dari Abu Musa ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada yang lebih sabar atas suatu hinaan daripada Allah 'azza wajalla. Dia dipersekutukan dan dituduh mempunyai anak, namun dengan kesemuanya Dia yang memberi kecukupan, menolak bala` dari mereka dan memberi rezeki pada mereka."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَن سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَن أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَن أَبِي مُوسَى قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا أَحَدَ أَصْبَرُ عَلَى أَذًى يَسْمَعُهُ مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِنَّهُ يُشْرَكُ بِهِ وَيُجْعَلُ لَهُ وَلَدٌ وَهُوَ يُعَافِيهِمْ وَيَدْفَعُ عَنْهُمْ وَيَرْزُقُهُمْ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 18767 – Hadits Abu Musa Al Asy’ari Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Bab: Hadits Abu Musa Al Asy'ari Radliyallahu ta'ala 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman dari Sufyan dari Al A'masy dari Sa'id bin Jubair dari Abu Abdurrahman dari Abu Musa dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidak ada yang lebih sabar atas suatu hinaan daripada Allah 'azza wajalla. Mereka mengaku-ngaku bahwa Allah punya anak (yaitu kaum Kristen), namun Allah tetap memberi mereka kesehatan dan rezeki."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي مُوسَى عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا أَحَدٌ أَصْبَرَ عَلَى أَذًى يَسْمَعُهُ مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ يَدْعُونَ لَهُ وَلَدًا وَيُعَافِيهِمْ وَيَرْزُقُهُمْ

Copy
Lebih Banyak

Rezeki Menurut Hadits Islam

Berikut adalah daftar beberapa hadits yang menjelaskan tentang rezeki yang telah dijamin oleh Allah SWT dan wajib untuk disyukuri.

1. Hadits Tentang Rezeki yang Berkah

Pada suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ditanya : “ Penghasilan apakah yang baik ?” Beliau menjawab : “Pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan semua penghasilan yang mabrur (diterima di sisi Allah).” HR. Al – Hakim.

Tidak hanya itu saja hadits tentang rezeki yang berkah juga diriwayatkan oleh Bukhari no. 2079 dan Muslim no. 1532 yang artinya :

“Orang yang melakukan transaksi jual beli masing – masing memiliki hak khiyar (membatalkan atau melanjutkan transaksi) selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan terbuka maka keduanya akan mendapatkan keberkahan dalam jual beli, tapi jika keduanya berdusta dan tidak terbuka, maka keberkahan jual beli antara keduanya akan hilang.”

2. Hadits Tentang Rezeki yang Tidak Akan Tertukar 

Perlu Anda tahu bahwa rezeki setiap orang memang tidak sama dan tidak akan pernah tertukar dengan satu sama lain, untuk itu Anda tidak perlu memiliki sifat iri saat mendapatkan rezeki yang berbeda dengan orang lain. Hal tersebut telah dinyatakan pada sebuah hadits yang berbunyi :

“Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” HR. Muslim.

Selain itu hadits lain juga menyebutkan bahwa :

“Sesungguhnya awal yang Allah ciptakan (setelah ‘arsy, air dan angin) adalah qalam (pena), kemudian Allah berfirman, “Tulislah”. Pena berkata, “Apa yang harus aku tulis”. Allah berfirman, “Tulislah takdir berbagai kejadian dan yang terjadi selamanya.” HR. Tirmidzi.

3. Hadits Tentang Rezeki Hingga Ajal Tiba

Telah diriwayatkan oleh Thabrani bahwa :

“Ruh Qudus (Malaikat Jibril) membisikkan di dadaku bahwa ‘tidaklah suatu jiwa meninggal dunia sampai disempurnakan baginya ajal dan dipenuhi rezekinya. Oleh karenanya perbaguslah di dalam mencari rezeki. Janganlah ia merasa lambatnya rezeki, menyebabkan ia mencari rezeki tersebut dengan bermaksiat kepada Allah, karena sesungguhnya Allah tidak dapat dicapai kecuali dengan mentaati – Nya.”

4. Hadits Tentang Rezeki Berupa Jodoh Pasti Bertemu

Anda pasti sering mendengar bahwa kalau jodoh tidak akan kemana, artinya jodoh kita adalah cerminan dari diri kita sendiri, berikut penjelasan haditsnya :

“Ruh – ruh itu diibaratkan seperti tentara yang berpasangan, yang saling mengenal sebelumnya akan menyatu dan yang saling mengingkari akan berselisih,” HR. Bukhari dan Muslim.

Nah itulah beberapa hadits tentang rezeki yang wajib untuk disyukuri akan kedatangannya, oleh karena itu tiap orang muslim diwajibkan untuk berdoa agar memperoleh takdir yang baik. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada artikel Hadits tentang Rezeki Beserta Penjelasannya.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.

Leave a Comment