Hadits tentang Persaudaraan dalam Menjaga Hubungan dengan Sesama Muslim

Apa saja hadits tentang persaudaraan? Seorang muslim merupakan saudara bagi muslim yang lainnya. Islam pun mengenalkan konsep persaudaraan yang dikenal dengan sebutan ukhuwah. Dalam buku Membumikan Al- Qur’an oleh Quraish Shihab, menerangkan bahwa ukhuwah merujuk pada persamaan dan keserasian dengan pihak lain. Baik itu persamaan keturunan dari segi ibu, bapak, atau keduanya, maupun dari persusuan, dan persamaan lainnya.

Selain itu, Islam juga memberikan pedoman kepada umat muslim untuk menjalin hubungan baik dengan sesama. Pedoman ini disampaikan melalui Al- Qur’an dan hadits tentang persaudaraan yang dijadikan sebagai sumber hukum umat Islam.

Kumpulan Hadits Tentang Persaudaraan

Terdapat 38 hadits berdasarkan pencarian Hadits Tentang Persaudaraan.

HR. Sunan Abu Dawud No. 4248 – Penjelasan tentang persaudaraan

Bab: Penjelasan tentang persaudaraan

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id berkata, telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Uqail dari Az Zuhri dari Salim dari Bapaknya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Seorang muslim itu saudara bagi muslim lainnya, tidak boleh menzhalimi atau merendahkannya. Barang siapa memenuhi kebutuhan saudaranya maka Allah akan memenuhi kebutuhannya. Dan Barang siapa membebaskan kesulitan seorang muslim di dunia, maka Allah akan membebaskan kesulitannya di akhirat. Dan barangsiapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يُسْلِمُهُ مَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَخِيهِ فَإِنَّ اللَّهَ فِي حَاجَتِهِ وَمَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً فَرَّجَ اللَّهُ عَنْهُ بِهَا كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 15357 – Hadits Abu Al Mu’alla Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Bab: Hadits Abu Al Mu'alla Radliyallahu ta'ala 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid, Hisyam berkata; telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah dari Abdul Malik dari Ibnu Abu Al Mu'alla dari bapaknya sesungguhnya Rasulullah Shallallahu'alahiwasallam berkhutbah pada suatu hari bersabda: "Ada seorang laki-laki yang diberi pilihan oleh Allah Azzawajalla antara hidup di dunia sesuai yang dikehendakinya dan makan sesuka hatinya dengan bertemu dengan Rabbinya Azzawajalla. Dia memilih bertemu dengan Rabbinya". (Abu Al Mu'alla Radliyallahu'anhu) berkata; lalu Abu Bakar Radliyallahu'anhu menangis. Para sahabat Rasulullah Shallallahu'alahiwasallam berkata; "Apakah kalian tidak heran dengan orang yang tua ini (Para sahbaat saat itu belum tahu orang tua yang dimaksudkan), Rasulullah Shallallahu'alahiwasallam menyebutkan seorang lelaki shalih yang diberi pilihan oleh Rabbinya Tabaroka Wa Ta'ala, antara kenikmatan dunia dan bertemu Robnya Tabaraka Wa Ta'ala, lalu dia memilih untuk bertemu dengan Rabnya Tabaraka Wa Ta'ala, padahal Abu Bakar adalah orang yang paling mengetahui detail tentang perkataan Rasulullah Shallallahu'alahiwasallam". Abu Bakar Radliyallahu'anhu berkata; "Kami akan menebus anda dengan harta kami, anak kami dan bapak-bapak kami"? Rasulullah Shallallahu'alahiwasallam bersabda: "Tidak ada manusia yang lebih akrab persahabatannya denganku melebihi Ibnu Abu Quhafah, kalaulah saya boleh mengambil seorang kekasih pastilah saya mengambil Ibnu Abu Quhafah sebagai kekasih, tapi yang ada adalah cinta kasih, persaudaraan seiman, tapi yang ada adalah cinta kasih, persaudaraan seiman. Beliau mengucapkannya dua kali. Dan saudara kalian ini (Rasulullah Shallallahu'alahiwasallam) adalah kekasih Allah"

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ هِشَامٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنِ ابْنِ أَبِي الْمُعَلَّى عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ يَوْمًا فَقَالَ إِنَّ رَجُلًا خَيَّرَهُ رَبُّهُ عَزَّ وَجَلَّ بَيْنَ أَنْ يَعِيشَ فِي الدُّنْيَا مَا شَاءَ أَنْ يَعِيشَ فِيهَا يَأْكُلُ مِنْ الدُّنْيَا مَا شَاءَ أَنْ يَأْكُلَ مِنْهَا وَبَيْنَ لِقَاءِ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَاخْتَارَ لِقَاءَ رَبِّهِ قَالَ فَبَكَى أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ فَقَالَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا تَعْجَبُونَ مِنْ هَذَا الشَّيْخِ أَنْ ذَكَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا صَالِحًا خَيَّرَهُ رَبُّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى بَيْنَ الدُّنْيَا وَبَيْنَ لِقَاءِ رَبِّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى فَاخْتَارَ لِقَاءَ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَكَانَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَعْلَمَهُمْ بِمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بَلْ نَفْدِيكَ بِأَمْوَالِنَا وَأَبْنَائِنَا أَوْ بِآبَائِنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ النَّاسِ أَحَدٌ أَمَنُّ عَلَيْنَا فِي صُحْبَتِهِ وَذَاتِ يَدِهِ مِنْ ابْنِ أَبِي قُحَافَةَ وَلَوْ كُنْتُ مُتَّخِذًا خَلِيلًا لَاتَّخَذْتُ ابْنَ أَبِي قُحَافَةَ وَلَكِنْ وُدٌّ وَإِخَاءُ إِيمَانٍ وَلَكِنْ وُدٌّ وَإِخَاءُ إِيمَانٍ مَرَّتَيْنِ وَإِنَّ صَاحِبَكُمْ خَلِيلُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan at-Tirmidzi No. 3592 – Biografi Abu bakar assiddiiq

Bab: Biografi Abu bakar assiddiiq

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul Malik bin Abu Asy Syawarib telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah dari Abdul Malik bin 'Umair dari Ibnu Abu Al Mu'alla dari ayahnya bahwa suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah, beliau bersabda: "Sesungguhnya ada seorang laki-laki yang diberi pilihan oleh Rabbnya Azza wa jalla untuk memilih antara hidup di dunia sesuka hati, ia bisa makan di dunia sesuka hati atau memilih berjumpa dengan Rabbnya, maka ia pun memilih berjumpa dengan Rabbnya." Abu Al Mu'ala berkata: "Lalu Abu Bakar menangis." Maka para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata; "Tidakkah kalian heran dengan orang tua ini (Abu Bakr), ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menceritakan tentang seorang laki-laki shalih yang disuruh Rabnya memilih antara (perhiasan) dunia atau berjumpa dengan Rabbnya namun ia memilih berjumpa dengan Rabbnya." Abu Al Mu'alla berkata; "Abu Bakar adalah orang yang paling mengerti maksud dari sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di antara para sahabat yang lain, maka Abu bakar berkata; "Bahkan kami akan menebus anda dengan harta dan anak-anak kami wahai Rasulullah." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak seorang pun di antara manusia yang lebih berbuat baik kepada kami dalam persahabatannya dan apa yang telah diberikannya melebihi imannya Ibnu Abi Quhafah (Abu Bakar), seandaianya aku boleh menjadikan khalil (kekasih sebagai seorang Nabi-pent) tentulah aku menjadikan Ibnu Abi Quhafah sebagai khalil, akan tetapi ia sangat menyukai persaudaraan dan keimanan (yang tulus), akan tetapi ia sangat menyukai persaudaraan dan keimanan (yang tulus), -beliau mengatakannya hingga dua kali-. Ketahuilah sesungguhnya sahabat kalian ini (Abu Bakar) adalah khalilullah." Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Abu Sa'id. Hadits ini derajatnya hasan gharib, hadits ini juga telah diriwayatkan dari Abu 'Awanah dari Abdul Malik bin 'Umair dengan sanad selain ini, sedangkan makna sabda beliau: "Amanna ilaina (berbuat baik kepada kami) maksudnya adalah Amanna 'alaina (berbuat baik atas kami)."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي الشَّوَارِبِ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ ابْنِ أَبِي الْمُعَلَّى عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ يَوْمًا فَقَالَ إِنَّ رَجُلًا خَيَّرَهُ رَبُّهُ بَيْنَ أَنْ يَعِيشَ فِي الدُّنْيَا مَا شَاءَ أَنْ يَعِيشَ وَيَأْكُلَ فِي الدُّنْيَا مَا شَاءَ أَنْ يَأْكُلَ وَبَيْنَ لِقَاءِ رَبِّهِ فَاخْتَارَ لِقَاءَ رَبِّهِ قَالَ فَبَكَى أَبُو بَكْرٍ فَقَالَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا تَعْجَبُونَ مِنْ هَذَا الشَّيْخِ إِذْ ذَكَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا صَالِحًا خَيَّرَهُ رَبُّهُ بَيْنَ الدُّنْيَا وَبَيْنَ لِقَاءِ رَبِّهِ فَاخْتَارَ لِقَاءَ رَبِّهِ قَالَ فَكَانَ أَبُو بَكْرٍ أَعْلَمَهُمْ بِمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ بَلْ نَفْدِيكَ بِآبَائِنَا وَأَمْوَالِنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ النَّاسِ أَحَدٌ أَمَنَّ إِلَيْنَا فِي صُحْبَتِهِ وَذَاتِ يَدِهِ مِنْ ابْنِ أَبِي قُحَافَةَ وَلَوْ كُنْتُ مُتَّخِذًا خَلِيلًا لَاتَّخَذْتُ ابْنَ أَبِي قُحَافَةَ خَلِيلًا وَلَكِنْ وُدٌّ وَإِخَاءُ إِيمَانٍ وُدٌّ وَإِخَاءُ إِيمَانٍ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا وَإِنَّ صَاحِبَكُمْ خَلِيلُ اللَّهِ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي سَعِيدٍ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ عَنْ أَبِي عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ بِإِسْنَادٍ غَيْرِ هَذَا وَمَعْنَى قَوْلِهِ أَمَنَّ إِلَيْنَا يَعْنِي أَمَنَّ عَلَيْنَا

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 10710 – Musnad Abu Sa’id Al Khudri Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Bab: Musnad Abu Sa'id Al Khudri Radliyallahu ta'ala 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abu 'Amir berkata; telah menceritakan kepada kami Fulaih dari Salim Abu An Nadhr dari Busr bin Sa'id dari Abu Sa'id berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah di hadapan manusia, beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah 'azza wajalla menawarkan pada hamba-Nya antara dunia dan apa yang ada di sisi-Nya, " beliau bersabda: "Lalu hamba itu memilih apa yang ada di sisi-Nya, " Abu Sa'id berkata; Kemudian Abu Bakar radliallahu 'anhu menangis, kami heran karena tangisannya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengabarkan tentang seorang hamba yang disuruh memilih, sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah hamba yang diberi pilihan tersebut, dan Abu Bakar adalah orang yang lebih mengetahui hal itu daripada kami. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya orang yang aku percaya akan persahabatan dan hartanya adalah Abu Bakar, jika saja aku boleh menjadikan kekasih selain Allah, niscaya akan aku jadikan Abu Bakar sebagai kekasihku, namun persaudaraan Islam, -atau beliau mengatakan, - "kecintaannya, tidaklah tersisa pintu masjid kecuali akan ditutup, kecuali pintu Abu Bakar." Telah menceritakan kepada kami Yunus berkata; telah menceritakan kepada kami Fulaih dari Salim Abu Nadhr dari Ubaid bin Hunain dan Busr bin Sa'id dari Abu Sa'id Al Khudri ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah, lalu ia menyebutkan hadits diatas. Telah menceritakannya kepada kami Suraij telah menceritakan kepada kami Fulaih dari Abu An Nadhr dari Ubaid bin Hunain dari Abu Sa'id Al Khudri, bahwasanya ia menceritakan kepadanya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah di hadapan manusia, lalu ia menyebutkan hadits tersebut."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ سَالِمٍ أَبِي النَّضْرِ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ خَطَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ خَيَّرَ عَبْدًا بَيْنَ الدُّنْيَا وَبَيْنَ مَا عِنْدَهُ قَالَ فَاخْتَارَ ذَلِكَ الْعَبْدُ مَا عِنْدَ اللَّهِ قَالَ فَبَكَى أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَعَجِبْنَا لِبُكَائِهِ أَنْ خَبَّرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ عَبْدٍ خُيِّرَ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُخَيَّرَ وَكَانَ أَبُو بَكْرٍ أَعْلَمَنَا بِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَمَنَّ النَّاسِ عَلَيَّ فِي صُحْبَتِهِ وَمَالِهِ أَبُو بَكْرٍ وَلَوْ كُنْتُ مُتَّخِذًا مِنْ النَّاسِ خَلِيلًا غَيْرَ رَبِّي لَاتَّخَذْتُ أَبَا بَكْرٍ وَلَكِنْ أُخُوَّةُ الْإِسْلَامِ أَوْ مَوَدَّتُهُ لَا يَبْقَى بَابٌ فِي الْمَسْجِدِ إِلَّا سُدَّ إِلَّا بَابَ أَبِي بَكْرٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ سَالِمٍ أَبِي النَّضْرِ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ حُنَيْنٍ وَبُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ خَطَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ حَدَّثَنَاه سُرَيْجٌ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ النَّاسَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 23745 – Hadits Sayyidah ‘Aisyah Radliyallahu ‘anha

Bab: Hadits Sayyidah 'Aisyah Radliyallahu 'anha

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Affan, dia berkata; telah menceritakan kepada kami 'Abdul Wahid bin Ziyad, dia berkata; telah menceritakan kepada kami Sulaiman Al-A'masy dari Abi Sufyan dari 'Ubaid bin 'Umair dari Aisyah berkata; saya berkata; "Wahai Rasulullah! ketika 'Abdullah bin Jud'an berada di masa jahiliyah, dia sangat menghormati tamu, membebaskan tawanan, menyambung tali persaudaraan, dan berbuat baik dengan tetangga, sehingga aku memujinya. Maka apakah hal itu bermanfaat baginya?" Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Tidak, karena dia tidak pernah mengucapkan sama sekali, "ALLAHUMMAGH FIRLI YAUMAD DIN (Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku pada hari pembalasan nanti)." Affan berkata; "Sesekali saya memujinya."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ جُدْعَانَ كَانَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ يَقْرِي الضَّيْفَ وَيَفُكُّ الْعَانِيَ وَيَصِلُ الرَّحِمَ وَيُحْسِنُ الْجِوَارَ فَأَثْنَيْتُ عَلَيْهِ فَهَلْ يَنْفَعُهُ ذَلِكَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا إِنَّهُ لَمْ يَقُلْ يَوْمًا قَطُّ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي يَوْمَ الدِّينِ وَقَالَ عَفَّانُ مَرَّةً فَأَثْنَيْتُ عَلَيْهِ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 18769 – Hadits Abu Musa Al Asy’ari Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Bab: Hadits Abu Musa Al Asy'ari Radliyallahu ta'ala 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Isma'il telah mengabarkan kepada kami Ayyub dari Qasim At Tamimi dari Zahm Al Jarami ia berkata; Kami berada di sisi Abu Musa, kemudian ia menyuguhkan makanan berupa daging ayam. Di antara kami ada seorang laki-laki dari Bani Taimillah Ahmar sepertinya ia adalah bekas budak, laki-laki itu tidak mau mendekat. Maka Abu Musa berkata padanya, "Mendekatlah, karena saya telah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memakan dagingnya." Laki-laki itu berkata, "Saya telah melihat (ayam itu) makan sesuatu yang menjijikkan, sehingga saya bersumpah untuk tidak memakannya untuk selama-lamanya." Abu Musa berkata, "Mendekatlah, saya akan mengabarkanmu tentang hal itu. Saya pernah mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersama Rahth (jama'ah kurang dari sepuluh orang) dari Asy'ariyyin meminta kepada beliau agar kami diikutsertakan (dalam peperangan). Saat itu beliau sedang membagi sedekah. -Ayyub berkata; saya mengira bahwa beliau marah- maka beliau bersabda: "Tidak, demi Allah saya tidak akan menyediakan kendaraan untuk kalian. saya tidak memiliki kendaraan untuk membawa kalian." maka kami pun pergi. Setelah itu, didatangkanlah kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam harta ghanimah berupa Unta, maka beliau pun bersabda: "Ke manakah orang-orang Asy'ariyyin itu?" maka kami pun datang. Kemudian beliau memerintahkan kami untuk mengambil lima dzaud Unta yang paling gemuk, maka kami pun segera pergi dengan cepat. Setelah itu, saya berkata kepada para sahabatku, "Kita telah mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meminta agar kita diikutsertakan, namun beliau bersumpah untuk tidak menyediakan kendaraan untuk kita. Kemudian beliau mengutus seseorang kepada kita, dan akhirnya kita diikutsertakan oleh beliau." Saya melanjutkan berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah lupa sumpahnya. Demi Allah, kalau kita melalaikan sumpah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka kita tidak akan beruntung selama-lamanya. Marilah kita kembali kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mengingatkan beliau akan sumpahnya." Akhirnya kami pun kembali kepada beliau dan berkata, "Wahai Rasulullah, kemarin kami telah mendatangi Anda meminta agar kami diikutsertakan, lalu Anda bersumpah untuk tidak menyediakan kendaraan untuk kami, kemudian Anda malah mengikutsertakan kami. Kami tahu, ataukah Anda telah lupa akan sumpah yang telah Anda ucapkan?" Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berangkatlah, karena yang menyediakan kendaraan kalian adalah Allah 'azza wajalla. Dan saya, demi Allah Isya Allah, tidaklah aku bersumpah, lalu aku melihat sesuatu yang lebih baik darinya, kecuali aku akan memilih yang lebih baik dan aku bayar kaffarat sumpahku." Telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq Telah menceritakan kepada kami Ma'mar dari Ayyub dari Abu Qilabah dari Zahdam Al Jarmi ia berkata; Saya berada di sisi Abu Musa, lalu disuguhkanlah padanya makanan di antaranya berupa daging ayam. Maka ia pun menyebutkan maknanya. Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Al Walid Telah menceritakan kepada kami Ayyub telah menceritakan kepadaku Abu Qilabah dari seorang laki-laki Bani Taimillah yang biasa dipanggil Zahdam, ia berkata; Kami berada di sisi Abu Musa, lalu ia disuguhkan daging ayam. Maka ia pun menyebutkannya. Telah menceritakan kepada kami 'Affan Telah menceritakan kepada kami Wuhaib Telah menceritakan kepada kami Ayyub dari Abu Qilabah dan dari Qasim At Tamimi dari Zahdam Al Jarmi ia berkata; Antara kami dan Al Asy'ari terdapat hubungan persaudaraan. Maka ia pun menyebutkan hadits dan maknanya.

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ عَنِ الْقَاسِمِ التَّمِيمِيِّ عَنْ زَهْدَمٍ الْجَرْمِيِّ قَالَ كُنَّا عِنْدَ أَبِي مُوسَى فَقَدَّمَ فِي طَعَامِهِ لَحْمَ دَجَاجٍ وَفِي الْقَوْمِ رَجُلٌ مِنْ بَنِي تَيْمِ اللَّهِ أَحْمَرُ كَأَنَّهُ مَوْلًى فَلَمْ يَدْنُ قَالَ لَهُ أَبُو مُوسَى ادْنُ فَإِنِّي قَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْكُلُ مِنْهُ قَالَ إِنِّي رَأَيْتُهُ يَأْكُلُ شَيْئًا فَقَذِرْتُهُ فَحَلَفْتُ أَنْ لَا أَطْعَمَهُ أَبَدًا فَقَالَ ادْنُ أُخْبِرْكَ عَنْ ذَلِكَ إِنِّي أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَهْطٍ مِنْ الْأَشْعَرِيِّينَ نَسْتَحْمِلُهُ وَهُوَ يَقْسِمُ نَعَمًا مِنْ نَعَمْ الصَّدَقَةِ قَالَ أَيُّوبُ أَحْسِبُهُ وَهُوَ غَضْبَانُ فَقَالَ لَا وَاللَّهِ مَا أَحْمِلُكُمْ وَمَا عِنْدِي مَا أَحْمِلُكُمْ فَانْطَلَقْنَا فَأُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِنَهْبِ إِبِلٍ فَقَالَ أَيْنَ هَؤُلَاءِ الْأَشْعَرِيُّونَ فَأَتَيْنَا فَأَمَرَ لَنَا بِخَمْسِ ذَوْدٍ غُرِّ الذُّرَى فَانْدَفَعْنَا فَقُلْتُ لِأَصْحَابِي أَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَسْتَحْمِلُهُ فَحَلَفَ أَنْ لَا يَحْمِلَنَا ثُمَّ أَرْسَلَ إِلَيْنَا فَحَمَلَنَا فَقُلْتُ نَسِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمِينَهُ وَاللَّهِ لَئِنْ تَغَفَّلْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمِينَهُ لَا نُفْلِحُ أَبَدًا ارْجِعُوا بِنَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلْنُذَكِّرْهُ يَمِينَهُ فَرَجَعْنَا إِلَيْهِ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَيْنَاكَ نَسْتَحْمِلُكَ فَحَلَفْتَ أَنْ لَا تَحْمِلَنَا ثُمَّ حَمَلْتَنَا فَعَرَفْنَا أَوْ ظَنَنَّا أَنَّكَ نَسِيتَ يَمِينَكَ فَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْطَلِقُوا فَإِنَّمَا حَمَلَكُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَإِنِّي وَاللَّهِ إِنْ شَاءَ اللَّهُ لَا أَحْلِفُ عَلَى يَمِينٍ فَأَرَى غَيْرَهَا خَيْرًا مِنْهَا إِلَّا أَتَيْتُ الَّذِي هُوَ خَيْرٌ وَتَحَلَّلْتُهَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ زَهْدَمٍ الْجَرْمِيِّ قَالَ كُنْتُ عِنْدَ أَبِي مُوسَى فَقُرِّبَ لَهُ طَعَامٌ فِيهِ دَجَاجٌ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ حَدَّثَنِي أَبُو قِلَابَةَ عَنْ رَجُلٍ مِنْ بَنِي تَيْمِ اللَّهِ يُقَالُ لَهُ زَهْدَمٌ قَالَ كُنَّا عِنْدَ أَبِي مُوسَى فَأُتِيَ بِلَحْمِ دَجَاجٍ فَذَكَرَهُ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ وَعَنْ الْقَاسِمِ التَّمِيمِيِّ عَنْ زَهْدَمٍ الْجَرْمِيِّ قَالَ كَانَ بَيْنَنَا وَبَيْنَ الْأَشْعَرِيِّ إِخَاءٌ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ وَمَعْنَاهُ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 17654 – Hadits An Nu’man bin Basyir dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam

Bab: Hadits An Nu'man bin Basyir dari Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Yusuf ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Zakaria dari Asy Sya'bi dari An Nu'man bin Basyir dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Perumpamaan kaum Mukminin dalam berkasih sayang dan persaudaraan mereka adalah seperti satu jasad. Jika salah satu anggota badan ada yang merasakan sakit, maka seluruh jasad akan ikut merasakan sakit dengan bergadang dan demam."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ قَالَ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 17648 – Hadits An Nu’man bin Basyir dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam

Bab: Hadits An Nu'man bin Basyir dari Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id dari Zakaria ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Amir ia berkata, aku mendengar An Nu'man bin Basyir berkhutbah, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan kaum Mukminin dalam berkasih sayang dan persaudaraan mereka adalah seperti satu jasad. Jika ada satu bagian yang merasa sakit, maka seluruh jasad akan ikut merasakan sakit dengan bergadang dan demam."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ زَكَرِيَّا قَالَ حَدَّثَنَا عَامِرٌ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَخْطُبُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ شَيْءٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 15647 – Hadits Salman bin ‘Amir Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Bab: Hadits Salman bin 'Amir Radliyallahu ta'ala 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abu 'Adi dari Ibnu 'Aun dari Hafshah binti Sirin dari Umu Ar-Ra`Ih binti Shulaih dari Salman bin 'Amir Adz-Dlabby Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Sedekah kepada orang miskin sekedar mendapat pahala sedekah biasa, namun jika kepada orang yang punya tali persaudaraan mendapatkan dua pahala, yaitu pahala sedekah dan pahala mempererat kekerabatan."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ عَنْ أُمِّ الرَّائِحِ ابْنَةِ صُلَيْعٍ عَنْ سَلْمَانَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الصَّدَقَةُ عَلَى الْمِسْكِينِ صَدَقَةٌ وَإِنَّهَا عَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ إِنَّهَا صَدَقَةٌ وَصِلَةٌ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 15646 – Hadits Salman bin ‘Amir Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Bab: Hadits Salman bin 'Amir Radliyallahu ta'ala 'anhu

Terjemahan

Salman bin 'Amir Adl-Dlabby berkata; saya mendengar beliau bersabda: "Sedekahmu kepada orang miskin sekedar mendapat pahala, namun jika kau sedekahkan kepada orang yang mempunyai tali persaudaraan, mendatangkan dua pahala, yaitu pahala sedekah dan pahala mempererat kekerabatan."

Copy
Lebih Banyak

Nas

قَالَ وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ صَدَقَتُكَ عَلَى الْمِسْكِينِ صَدَقَةٌ وَهِيَ عَلَى ذِي الرَّحِمِ ثِنْتَانِ صَدَقَةٌ وَصِلَةٌ

Copy
Lebih Banyak

Persaudaraan Dalam Islam (Menurut Hadits)

Berikut ini ada kumpulan dari beberapa hadits yang berisi tentang persaudaraan yang bisa Anda jadikan sebagai pedoman hidup dalam menjaga persatuan dengan sesama muslim.

1. Orang yang Beriman adalah Saudara

Dalam Al- Qur’an surah Al- Hujurat ayat 10 disebutkan bahwa umat muslim merupakan saudara dengan umat muslim lainnya.

Allah sendiri berfirman, “orang-orang beriman itu sesungguhnya adalah saudara. Sebab itu, damaikanlah dan perbaikilah hubungan antara kedua saudaramu itu, dan takutlah kepada Allah SWT agar kamu mendapatkan rahmatNya.” (QS. Al- Hujurat ayat 10).

Selain itu, jika dikutip dalam buku Ensiklopedia Hak dan Kewajiban dalam Islam karya Syaikh Sa’ad Yusuf Mahmud Abu Aziz, hadits yang berisikan tentang persaudaraan ini juga diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah bersabda:

Sesungguhnya di sekitar Arsy terdapat banyak mimbar dari cahaya. Diatasnya ada kaum yang mengenakan pakaian dari cahaya, dan wajahnya bercahaya. Mereka bukan para nabi dan syuhada. Mereka didengki oleh para nabi dan syuhada.”

Para sahabat pun bertanya, “siapakah mereka itu, wahai Rasulullah?”

Rasulullah pun menjawab, “mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah SWT, saling berkumpul karena Allah, dan saling mengunjungi karena Allah.” (HR. An- Nasai dalam As- Sunan Al- Kubra).

2. Sesama Muslim Diibaratkan Satu Tubuh

Islam selalu memberikan petunjuk kepada umatnya untuk menjaga hubungan persaudaraan. Caranya adalah dengan saling tolong menolong, dan memperhatikan satu sama lain. Rasulullah pun bersabda:

Kamu akan melihat kaum mukminin dalam kasih sayang dan saling mencintai, pergaulannya bagaikan satu badan. Jika satu anggotanya sakit, maka menjalarlah kepada anggota lainnya, sehingga badannya terasa panas.” (HR. Al- Bukhari).

Hadits tentang persaudaraan ini menjelaskan bahwa hubungan muslim dengan muslim lainnya diibaratkan sebagai satu tubuh. Jika ada salah satu anggota tubuh yang terluka, maka satu badan pup akan turut merasakan sakitnya. Oleh sebab itu, Rasulullah meminta umatnya untuk selalu bersatu dan saling membantu.

3. Dilarang Memutus Tali Persaudaraan

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda,

Janganlah kalian saling hasad, saling marah, dan saling mendiamkan. Dan janganlah kalian menjual diatas penjualan orang lain. Jadilah hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara orang muslim lainnya. Janganlah dia berbuat zalim dan jangan merendahkannya.” (HR. Muslim).

Kesimpulan dari hadits ini adalah memberikan penjelasan mengenai beberapa hal yang harus dijauhi. Tujuannya adalah untuk menghindari perpecahan antar sesama muslim.

4. Dilarang Memutus Tali Persaudaraan

Larangan mencari aib untuk mencelakai orang lain. Hal ini tidak boleh dilakukan karena merupakan perbuatan yang tidak terpuji. Hal ini tentu dapat menimbulkan perpecahan antar sesama. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

Jauhilah segala prasangka jelek, karena prasangka jelek merupakan ucapan yang paling berdusta. Dan janganlah mencari isu. Jadilah hamba Allah yang bersaudara.” (Hadits Bukhari dan Muslim).

Kesimpulan

Inilah beberapa hadits tentang persaudaraan yang perlu Anda ketahui. Semoga penjelasan ini bermanfaat, dan semoga tali persaudaraan antar muslim selalu terjalin dengan baik.

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada artikel Hadits tentang Persaudaraan dalam Menjaga Hubungan dengan Sesama Muslim.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.

Leave a Comment