Hadits tentang Ikhlas dan Keutamaannya dalam Agama Islam

Ikhlas tidak dapat Anda ukur karena berada di dalam hati setiap manusia. Jadi, hanya dia dan Allah SWT yang mengetahuinya. Melakukan setiap hal baik secara ikhlas akan memberikan Anda beberapa manfaat yang tertulis dalam beberapa hadits tentang ikhlas.

Sikap ikhlas juga sebagai dasar penilaian Allah SWT pada setiap amalan hamba-Nya. Oleh sebab itu, penting untuk Anda menjalankan semua urusan dunia dan akhirat dengan niat ikhlas karena Allah SWT. Agar mendapatkan pahala dan meraih surga. Mari simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Kumpulan Hadits Tentang Ikhlas

Terdapat 77 hadits berdasarkan pencarian Hadits Tentang Ikhlas.

HR. Musnad Ahmad No. 4533 – Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab Radliyallahu ta’ala ‘anhuma

Bab: Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab Radliyallahu ta'ala 'anhuma

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Waki' telah menceritakan kepada kami Isra`il dari Abu Ishaq dari Mujahid dari Ibnu Umar, bahwa dalam shalat dua rakaat sebelum Fajar dan dua rakaat sesudah Maghrib Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam membaca: QUL YA AYYUHAL KAFIRUN (surat Al Kafirun) dan QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al ikhlas). Lebih dari dua puluh tiga, atau tiga belas kali."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ وَالرَّكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ بِضْعًا وَعِشْرِينَ مَرَّةً أَوْ بِضْعَ عَشْرَةَ مَرَّةً قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ وَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ad-Darimi No. 3302 – Keutamaan Qulhuwallohu ahad

Bab: Keutamaan Qulhuwallohu ahad

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Musa dari Isra`il dari Manshur dari Hilal dari Ar Rabi' bin Khutsaim dari Amr bin Maimun dari Abdurrahman bin Abu Laila dari seorang wanita Anshar dari Abu Ayyub, ia berkata; Dengan menemui wanita itu, ia berkata; Maukah engkau diperlihatkan kepada sesuatu yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? Wanita itu menjawab; Berapa banyak kebaikan yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada kami, apakah itu? Ia menjawab; Beliau mengatakan kepada kami: "Apakah salah seorang dari kalian tidak sanggup membaca sepertiga Al Qur'an pada malam hari?" Ia melanjutkan; Maka kami meminta belas kasih jika beliau menginginkan kami melakukan perintah yang kami tidak sanggup melakukannya, namun kami tidak menjawab pertanyaan itu sedikit pun hingga beliau mengatakannya sebanyak tiga kali. Kemudian beliau bersabda: "Tidak adakah salah seorang dari kalian yang sanggup membaca QUL HUWALLAHU AHAD ALLAAHUSH SHAMMAD (surah Al Ikhlas)."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ هِلَالٍ عَنْ الرَّبِيعِ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ امْرَأَةٍ مِنْ الْأَنْصَارِ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ أَتَاهَا فَقَالَ أَلَا تَرَيْنَ إِلَى مَا جَاءَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ رُبَّ خَيْرٍ قَدْ أَتَانَا بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَا هُوَ قَالَ قَالَ لَنَا أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ ثُلُثَ الْقُرْآنِ فِي لَيْلَةٍ قَالَ فَأَشْفَقْنَا أَنْ يُرِيدَنَا عَلَى أَمْرٍ نَعْجِزُ عَنْهُ فَلَمْ نَرْجِعْ إِلَيْهِ شَيْئًا حَتَّى قَالَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قَالَ أَمَا يَسْتَطِيعُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الصَّمَدُ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ad-Darimi No. 3303 – Keutamaan Qulhuwallohu ahad

Bab: Keutamaan Qulhuwallohu ahad

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali dari Nuh bin Qais dari Muhammad Al 'Aththar dari Ummu Katsir Al Anshariyah dari Anas bin Malik ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang membaca QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas) sebanyak lima puluh kali, niscaya Allah akan mengampuni dosanya selama lima puluh tahun."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ نُوحِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ مُحَمَّدٍ الْعَطَّارِ عَنْ أُمِّ كَثِيرٍ الْأَنْصَارِيَّةِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ خَمْسِينَ مَرَّةً غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوبَ خَمْسِينَ سَنَةً

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ad-Darimi No. 3246 – Keutamaan surat Albaqarah dan ayat kursi

Bab: Keutamaan surat Albaqarah dan ayat kursi

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Mughirah telah menceritakan kepada kami Shafwan telah menceritakan kepadaku Aifa' bin Abdul Kala'i ia berkata; Ada seorang bertanya; Wahai Rasulullah, surat Al Qur'an mana yang paling agung? Beliau menjawab: "QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas)." Ia bertanya lagi; Lalu ayat apa lagi yang paling agung di dalam Al Qur'an? Beliau menjawab: "Ayat Kursi: ALLAHU LAAILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUM (Allah tidak ada Ilah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhlukNya))." Ia bertanya lagi; Ayat mana wahai Nabiyullah, yang engkau dan juga umatmu inginkan untuk mendapatkannya? Beliau menjawab: "Ayat penutup surat Al Baqarah, sebab sesungguhnya ia termasuk perbendaharaan rahmat Allah dari bawah ArasyNya. Dia memberikannya kepada umat ini. Tidak ada satu kebaikan pun dari pada kebaikan dunia dan akhirat kecuali telah dikandung olehnya."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ حَدَّثَنِي أَيْفَعُ بْنُ عَبْدٍ الْكَلَاعِيُّ قَالَ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ سُورَةِ الْقُرْآنِ أَعْظَمُ قَالَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ قَالَ فَأَيُّ آيَةٍ فِي الْقُرْآنِ أَعْظَمُ قَالَ آيَةُ الْكُرْسِيِّ { اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ } قَالَ فَأَيُّ آيَةٍ يَا نَبِيَّ اللَّهِ تُحِبُّ أَنْ تُصِيبَكَ وَأُمَّتَكَ قَالَ خَاتِمَةُ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فَإِنَّهَا مِنْ خَزَائِنِ رَحْمَةِ اللَّهِ مِنْ تَحْتِ عَرْشِهِ أَعْطَاهَا هَذِهِ الْأُمَّةَ لَمْ تَتْرُكْ خَيْرًا مِنْ خَيْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِلَّا اشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ad-Darimi No. 230 – Meneladani para ‘ulama

Bab: Meneladani para 'ulama

Terjemahan

Telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin Khalid telah menceritakan kepada kami Muhammad Ibnu Ishak, dari Az Zuhri dari Muhammad bin Jubair bin Muth'im dari ayahnya ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri di (masjid) khaif di Mina seraya bersabda: 'Semoga Allah memperbagus rupa seseorang yang mendengarkan perkataanku lantas menjaganya, kemudian menyampaikannya kepada orang yang tidak mendengarnya (dariku), berapa banyak orang yang membawa ilmu fikih tetapi ia tidak punya pemahaman, dan berapa banyak ada orang yang menyampaikan ilmu fikih kepada orang yang lebih memahaminya, ada tiga hal yang hati seorang mu`min tidak hasad padanya: ikhlas beramal hanya untuk Allah, taat kepada para pemimpin, dan senantiasa berada dalam barisan kaum muslimin, karena doa mereka menyokong dari belakang mereka".

Copy
Lebih Banyak

Nas

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ هُوَ ابْنُ إِسْحَقَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْخَيْفِ مِنْ مِنًى فَقَالَ نَضَّرَ اللَّهُ عَبْدًا سَمِعَ مَقَالَتِي فَوَعَاهَا ثُمَّ أَدَّاهَا إِلَى مَنْ لَمْ يَسْمَعْهَا فَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ لَا فِقْهَ لَهُ وَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ إِلَى مَنْ هُوَ أَفْقَهُ مِنْهُ ثَلَاثٌ لَا يُغِلُّ عَلَيْهِنَّ قَلْبُ الْمُؤْمِنِ إِخْلَاصُ الْعَمَلِ لِلَّهِ وَطَاعَةُ ذَوِي الْأَمْرِ وَلُزُومُ الْجَمَاعَةِ فَإِنَّ دَعْوَتَهُمْ تَكُونُ مِنْ وَرَائِهِمْ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ad-Darimi No. 231 – Meneladani para ‘ulama

Bab: Meneladani para 'ulama

Terjemahan

Telah mengabarkan kepada kami 'Ishmah bin Al fadl telah menceritakan kepada kami Harami bin 'Umarah dari Syu'bah dari Umar bin Sulaiman dari Abdur Rahman bin `Abaan bin Utsman dari ayahnya ia berkata: "Di pertengahan hari Zaid bin Tsabit keluar (setelah menemui) Marwan bin Hakam, -perawi berkata: aku berkata: 'Dia (Zaid bin Tsabit) tidak akan keluar dari tempat Marwan pada waktu seperti ini kecuali ia telah menanyakan kepadanya tentang sesuatu (yang penting) ', lalu aku menemuinya dan bertanya kepadanya, ia pun menjawab: 'Ya, benar ia (Marwan) Telah menanyakan kepadaku tentang satu hadis yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: 'Semoga Allah membaguskan rupa seseorang yang mendengarkan hadis dari kami lalu ia menjaganya (menghafalnya) dan menyampaikannya kepada orang yang lebih hafal darinya, berapa banyak orang yang membawa ilmu fikih tetapi ia bukan ahli fikih, dan mungkin saja ada orang yang menyampaikan ilmu fikih kepada orang yang lebih paham (tentang fikih), Tidaklah (hati) seorang muslim meyakini tiga hal ini melainkan ia akan masuk ke surga, aku bertanya: 'Apa saja itu? ', beliau menjawab: 'Ikhlas dalam beramal hanya untuk Allah, memberi nasehat kepada para pemimpin, dan senantiasa bersama dengan jama`ah (kaum muslimin), karena doa mereka akan menyokong mereka dari belakang. Dan barang siapa yang akhirat sebagai tujuannya, Allah memberinya rasa cukup dalam hatinya, dan Ia akan mengumpulkan dunia untuknya, serta dunia akan mendatanginya dengan keinginan yang sangat besar. Sebaliknya barang siapa yang dunia menjadi tujuannya, Allah akan memisahkan apa yang dikumpulkannya dari dirinya, dan menjadikan kefakiran ada di depan kedua matanya (sangat dekat dengannya), dan dunia tidak menghampirinya kecuali bagian yang telah ditetapkan untuknya. Ia (perawi) ' berkata: 'lalu aku bertanya tentang shalat wushtha? ', ia (Zaid bin Tsabit) menjawab: 'Itu shalat zhuhur' ".

Copy
Lebih Banyak

Nas

أَخْبَرَنَا عِصْمَةُ بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنَا حَرَمِيُّ بْنُ عُمَارَةَ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عُمَرَ بْنِ سُلَيْمَانَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ خَرَجَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ مِنْ عِنْدِ مَرْوَانَ بْنِ الْحَكَمِ بِنِصْفِ النَّهَارِ قَالَ فَقُلْتُ مَا خَرَجَ هَذِهِ السَّاعَةَ مِنْ عِنْدِ مَرْوَانَ إِلَّا وَقَدْ سَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ فَأَتَيْتُهُ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ نَعَمْ سَأَلَنِي عَنْ حَدِيثٍ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مِنَّا حَدِيثًا فَحَفِظَهُ فَأَدَّاهُ إِلَى مَنْ هُوَ أَحْفَظُ مِنْهُ فَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ لَيْسَ بِفَقِيهٍ وَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ إِلَى مَنْ هُوَ أَفْقَهُ مِنْهُ لَا يَعْتَقِدُ قَلْبُ مُسْلِمٍ عَلَى ثَلَاثِ خِصَالٍ إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَ قَالَ قُلْتُ مَا هُنَّ قَالَ إِخْلَاصُ الْعَمَلِ لِلَّهِ وَالنَّصِيحَةُ لِوُلَاةِ الْأَمْرِ وَلُزُومُ الْجَمَاعَةِ فَإِنَّ دَعْوَتَهُمْ تُحِيطُ مِنْ وَرَائِهِمْ وَمَنْ كَانَتْ الْآخِرَةُ نِيَّتَهُ جَعَلَ اللَّهُ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ وَجَمَعَ لَهُ شَمْلَهُ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ وَمَنْ كَانَتْ الدُّنْيَا نِيَّتَهُ فَرَّقَ اللَّهُ عَلَيْهِ شَمْلَهُ وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا مَا قُدِّرَ لَهُ قَالَ وَسَأَلْتُهُ عَنْ صَلَاةِ الْوُسْطَى قَالَ هِيَ الظُّهْرُ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ad-Darimi No. 232 – Meneladani para ‘ulama

Bab: Meneladani para 'ulama

Terjemahan

Telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Musa telah menceritakan kepada kami 'Amr bin Muhammad Al Qurasyi telah mengabarkan kepada kami Isra`il dari Abdur Rahman bin Zubaid Al Yaami dari Abu Al 'Ajlan dari Abu Darda` radliallahu 'anhu ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berhutbah (dihadapan) kami: 'Semoga Allah membaguskan rupa orang yang mendengarkan hadis kami kemudian ia menyampaikannya seperti apa yang ia dengar, berapa banyak orang yang disampaikan sebuah (hadis) namun ia justru lebih memahaminya dari pada orang yang mendengar langsung (dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam). Dan ada tiga hal yang hati seorang muslim tidak akan hasad padasnya: Ikhlas beramal untuk Allah, menasehati setiap muslim, dan senantiasa berada dalam barisan kaum muslimin, karena doa mereka akan menjaga mereka dari arah belakang".

Copy
Lebih Banyak

Nas

أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مُحَمَّدٍ الْقُرَشِيُّ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زُبَيْدٍ الْيَامِيِّ عَنْ أَبِي الْعَجْلَانِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مِنَّا حَدِيثًا فَبَلَّغَهُ كَمَا سَمِعَهُ فَرُبَّ مُبَلَّغٍ أَوْعَى مِنْ سَامِعٍ ثَلَاثٌ لَا يَغِلُّ عَلَيْهِنَّ قَلْبُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ إِخْلَاصُ الْعَمَلِ لِلَّهِ وَالنَّصِيحَةُ لِكُلِّ مُسْلِمٍ وَلُزُومُ جَمَاعَةِ الْمُسْلِمِينَ فَإِنَّ دُعَاءَهُمْ يُحِيطُ مِنْ وَرَائِهِمْ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ad-Darimi No. 1542 – Bacaan witr

Bab: Bacaan witr

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Abu Usamah ia berkata, Zakaria telah menceritakan kepadaku dari Abu Ishaq dari Sa'id bin Jubair dari Ibnu Abbas ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan witir dengan tiga rakaat, pada rakaat pertama beliau membaca SABBIHISMA RABBIKAL A'LAA (surat Al A'laa), pada rakaat kedua dengan QUL YAA AYYUHAL KAAFIRUUN (surat Al Kaafiruun), dan pada rakaat ketiga dengan QUL HUWALLAAHU AHAD (surat Al Ikhlas)."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ زَكَرِيَّاءُ حَدَّثَنِي عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوتِرُ بِثَلَاثٍ يَقْرَأُ فِي الْأُولَى بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَفِي الثَّانِيَةِ بِقُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ وَفِي الثَّالِثَةِ بِقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ad-Darimi No. 2549 – Nafkah untuk keluarga

Bab: Nafkah untuk keluarga

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid telah menceritakan kepada kami Syu'bah, Adi bin Tsabit berkata; Ia telah mengabarkan kepadaku, ia mengatakan; Aku mendengar Abdullah bin Yazid menceritakan dari Abu Mas'ud Al badri dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: "Seorang muslim, jika memberikan nafkah kepada keluarganya, sementara ia ikhlas, maka nafkah itu akan menjadi sedekah baginya."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْبَدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الْمُسْلِمُ إِذَا أَنَفْقَ نَفَقَةً عَلَى أَهْلِهِ وَهُوَ يَحْتَسِبُهَا فَهِيَ لَهُ صَدَقَةٌ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ad-Darimi No. 2572 – Doa pagi hari

Bab: Doa pagi hari

Terjemahan

Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Yusuf dari Sufyan dari Salamah bin Kuhail dari Abdullah bin Abdurrahman bin Abza dari ayahnya ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam jika memasuki waktu shubuh, beliau mengucapkan: "Kami memasuki pagi dengan fitrah Islam, kalimat ikhlas dan agama Nabi kami, Muhammad, kepercayaan bapak-bapak kami, Ibrahim, yang lurus lagi berserah diri."

Copy
Lebih Banyak

Nas

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَصْبَحَ قَالَ أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ وَكَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ وَدِينِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَمِلَّةِ أَبِينَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا مُسْلِمًا

Copy
Lebih Banyak

Keutamaan Ikhlas Menurut Hadits

Berikut ini ada beberapa hadits yang membahas tentang keutamaan ikhlas

1. Cermin Hati Manusia

Berdasarkan hadits dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa kalian, juga tidak kepada harta kalian, akan tetapi Dia melihat hati dan amal kalian”

Allah SWT membedakan tingkatan derajat manusia menurut hatinya. Semua hal yang berkaitan dengan fisik adalah masalah duniawi. Pada kehidupan akhirat nanti yang bisa menjadi bekal, yaitu amal kebajikan.

2. Membuat Amalan Bernilai Besar

Di dalam hadits riwayat Imam Muslim:

“Betapa banyak amalan yang kecil menjadi besar karena niat (ikhlas karena Allah) dan betapa banyak pula amal yang besar menjadi kecil hanya karena niat (bukan karena Allah)”

Tidak harus merasa kekurangan dengan pemberian Allah SWT. Anda bisa memanfaatkannya sesedikit apapun yang menjadi milik Anda untuk melakukan perbuatan baik pada jalan Allah SWT dengan niat ikhlas.

3. Mendapat Pertolongan Allah SWT

Rasulullah SAW bersabda tentang jaminan pertolongan Allah SWT terhadap orang-orang yang ikhlas, seperti berikut ini:

“Sesungguhnya Allah menolong umat ini dengan orang-orang yang lemah dengan doa, shalat, dan keikhlasan mereka”

4. Mendapat Naungan saat Hari Kiamat

“Tujuh golongan yang akan dinaungi Allah di hari kiamat….,seseorang yang bersedekah lalu ia sembunyikan dan seseorang yang berdzikir tatkala sendirian”. (HR Imam Muslim)

Salah satu dari 7 golongan yang mendapatkan naungan ketika hari kiamat, yaitu orang yang ikhlas. Orang yang ikhlas adalah mereka yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi sampai tidak ada seorang pun yang mengetahuinya. Orang yang melakukan dzikir dalam kesendirian dan menjauhi keramaian, serta tidak menginginkan pujian orang lain juga tergolong orang yang ikhlas.

5. Sifat Dasar Rasul dan Nabi

Para Rasul dan Nabi berdakwah untuk memurnikan ketaatan dalam menyebarkan agama Allah SWT yang lurus. Mereka menjalankan dan menerima semua perintah dari Allah SWT dengan ikhlas, meskipun banyak mendapatkan ujian yang berat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Allah tidak menerima amal kecuali apabila dilaksanakan dengan ikhlas untuk mencari ridha Allah semata”. (HR Abu Daud dan Nasa’i)

6. Mendapat Kelapangan Hati

Salah satu keutamaan dari ikhlas adalah mendapatkan kelapangan hati untuk meningkatkan akhlak. Dia tidak menjadikan dunia untuk tujuan, tetapi mengerjakan kebaikan demi mencari bekal akhiratnya nanti. Sehingga, tidak membutuhkan pujian dari manusia di dunia ini.

“Barang siapa menjadikan akhirat sebagai tujuannya maka Allah akan menjadikan kekayaan dalam hatinya”. (HR At Tirmidzi).

Itulah 6 hadits tentang ikhlas dan keutamaannya dalam agama Islam yang perlu Anda ketahui. Semoga bisa membuat Anda lebih sadar lagi akan pentingnya keikhlasan dalam mengerjakan segala amal perbuatan. Karena, jika Anda hanya mengharapkan pujian dari manusia, hal tersebut hanya berlangsung sementara saja. Sedangkan, kehidupan akhirat itu kekal abadi.

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada artikel Hadits tentang Ikhlas dan Keutamaannya dalam Agama Islam.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.

Leave a Comment