Hadits Tentang Bersyukur dan Pengertiannya

Sebagai seorang muslim, bersyukur merupakan hal yang sering dilakukan, utamanya ketika sedang memperoleh nikmat berupa kesehatan, harta atau lainnya. Namun sebelumnya sudahkah Anda memahami definisi tentang rasa syukur? Apa saja yang dapat dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur? Hal apa saja yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai hadits tentang bersyukur? Dan apa saja keutamaan bersyukur? Mari simak bersama penjelasan berikut!

Kumpulan Hadits Tentang Bersyukur

Terdapat 123 hadits berdasarkan pencarian Hadits Tentang Bersyukur.

HR. Sunan Ibnu Majah No. 1755 – Orang yang berkata ‘Orang yang makan dan bersyukur seperti orang yang puasa dan sabar’

Bab: Orang yang berkata 'Orang yang makan dan bersyukur seperti orang yang puasa dan sabar'

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Abdullah Ar Raqqi berkata, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Ja'far berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muhammad dari Muhammad bin Abdullah bin Abu Hurrah dari pamannya Hakim bin Abu Hurrah dari Sinan bin Sannah Al Aslami -seorang sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam- Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang yang makan lagi bersyukur akan mendapat pahala seperti seorang yang berpuasa lagi bersabar. "

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقِّيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي حُرَّةَ عَنْ عَمِّهِ حَكِيمِ بْنِ أَبِي حُرَّةَ عَنْ سِنَانِ بْنِ سَنَّةَ الْأَسْلَمِيِّ صَاحِبِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الطَّاعِمُ الشَّاكِرُ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الصَّائِمِ الصَّابِرِ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ibnu Majah No. 1754 – Orang yang berkata ‘Orang yang makan dan bersyukur seperti orang yang puasa dan sabar’

Bab: Orang yang berkata 'Orang yang makan dan bersyukur seperti orang yang puasa dan sabar'

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin Humaid bin Kasib berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ma'n dari Bapaknya dari Abdullah bin Abdullah Al Amawi dari Ma'n bin Muhammad dari Hanzhalah bin Ali Al Aslami dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Orang yang makan lagi bersyukur seperti seorang yang berpuasa lagi bersabar. "

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ حُمَيْدِ بْنِ كَاسِبٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَعْنٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأُمَوِيِّ عَنْ مَعْنِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ عَلِيٍّ الْأَسْلَمِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الطَّاعِمُ الشَّاكِرُ بِمَنْزِلَةِ الصَّائِمِ الصَّابِرِ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan at-Tirmidzi No. 2436 – LAIN2

Bab: LAIN2

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Suwaid bin Nashr telah bercerita kepada kami Ibnul Mubarak dari Al Mutsanna bin Shabbah dari Amru bin Syu'aib dari kakeknya, Abdullah bin Amru berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Ada dua perkara yang barangsiapa memilikinya maka Allah akan mencatat dia sebagai seorang yang pandai bersyukur dan penyabar, dan barangsiapa yang tidak memiliki keduanya maka Allah tidak mencatat dia sebagai seorang yang pandai bersyukur dan penyabar, yaitu barangsiapa yang melihat (mengukur) agamanya dengan orang yang lebih tinggi darinya lalu dia mengikutinya, dan barangsiapa yang melihat (mengukur) dunianya dengan orang yang paling rendah darinya lalu dia memuji Allah atas karunia yang diberikan kepadanya, maka Allah akan mencatat dia sebagai seorang yang pandai bersyukur dan penyabar, namun barangsiapa yang melihat agamanya dengan orang yang lebih rendah darinya dan melihat dunianya dengan orang yang lebih tinggi darinya dan dia bersedih atas dunia yang tidak didapatkannya, maka Allah tidak mencatatnya sebagai seorang yang pandai bersyukur dan penyabar." Telah menceritakan kepada kami Musa bin Hizam seorang yang shalih, telah mengkhabarkan kepada kami Ali bin Ishaq telah bercerita kepada kami Abdullah bin Al Mubarak telah mengkhabarkan kepada kami Al Mutsanna bin As Shabbah dari Amru bin Syu'aib dari bapaknya dari kakeknya dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam dengan hadits yang semakna dengannya Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan gharib, sementara Suwaid bin Nashr tidak menyebut dalam haditsnya lafadz: Dari bapaknya.

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ الْمُثَنَّى بْنِ الصَّبَّاحِ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ جَدِّهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ خَصْلَتَانِ مَنْ كَانَتَا فِيهِ كَتَبَهُ اللَّهُ شَاكِرًا صَابِرًا وَمَنْ لَمْ تَكُونَا فِيهِ لَمْ يَكْتُبْهُ اللَّهُ شَاكِرًا وَلَا صَابِرًا مَنْ نَظَرَ فِي دِينِهِ إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَهُ فَاقْتَدَى بِهِ وَمَنْ نَظَرَ فِي دُنْيَاهُ إِلَى مَنْ هُوَ دُونَهُ فَحَمِدَ اللَّهَ عَلَى مَا فَضَّلَهُ بِهِ عَلَيْهِ كَتَبَهُ اللَّهُ شَاكِرًا صَابِرًا وَمَنْ نَظَرَ فِي دِينِهِ إِلَى مَنْ هُوَ دُونَهُ وَنَظَرَ فِي دُنْيَاهُ إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَهُ فَأَسِفَ عَلَى مَا فَاتَهُ مِنْهُ لَمْ يَكْتُبْهُ اللَّهُ شَاكِرًا وَلَا صَابِرًا أَخْبَرَنَا مُوسَى بْنُ حِزَامٍ الرَّجُلُ الصَّالِحُ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا الْمُثَنَّى بْنُ الصَّبَّاحِ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَلَمْ يَذْكُرْ سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ فِي حَدِيثِهِ عَنْ أَبِيهِ

Copy
Lebih Banyak

HR. Shahih Al-Bukhari No. 3417 – Pekerti Umar bin Khaththab

Bab: Pekerti Umar bin Khaththab

Terjemahan

Telah bercerita kepada kami Yusuf bin Musa telah bercerita kepada kami Abu Usamah berkata, telah bercerita kepadaku 'Utsman bin Ghiyats telah bercerita kepada kami Abu "Utsman an-Nahdiy dari Abu Musa radliallahu 'anhu berkata; "Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam sebuah kebun di antara kebun-kebun yang ada di Madinah, tiba-tiba datang seorang laki-laki meminta izin dibukakan pintu, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Bukakanlah dan sampaikan kabar gembira kepadanya dengan surga". Maka aku membukakan pintu yang ternyata laki-laki itu adalah Abu Bakr lalu aku sampaikan kabar gembira sebagaimana yang dipesankan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Bakr bersyukur dengan memuji Allah. Kemudian datang lagi seorang laki-laki meminta dibukakan pintu, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Bukakanlah dan sampaikan kabar gembira kepadanya dengan surga". Maka aku membukakan pintu yang ternyata laki-laki itu adalah 'Umar lalu aku sampaikan kabar gembira sebagaimana yang dipesankan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. 'Umar bersyukur dengan memuji Allah. Kemudian datang lagi seorang laki-laki meminta dibukakan pintu, lalu beliau berkata kepadaku: "Bukakanlah dan sampaikan kabar gembira kepadanya dengan surga namun berbagai ujian menimpanya". Ternyata laki-laki itu adalah 'Utsman lalu aku beri kabar gembira sebagaimana yang dipesankan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. 'Utsman bersyukur dengan memuji Allah lalu berkata; "Allah sajalah dimohon pertolongan-Nya".

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ حَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ غِيَاثٍ حَدَّثَنَا أَبُو عُثْمَانَ النَّهْدِيُّ عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَائِطٍ مِنْ حِيطَانِ الْمَدِينَةِ فَجَاءَ رَجُلٌ فَاسْتَفْتَحَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ افْتَحْ لَهُ وَبَشِّرْهُ بِالْجَنَّةِ فَفَتَحْتُ لَهُ فَإِذَا أَبُو بَكْرٍ فَبَشَّرْتُهُ بِمَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَمِدَ اللَّهَ ثُمَّ جَاءَ رَجُلٌ فَاسْتَفْتَحَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ افْتَحْ لَهُ وَبَشِّرْهُ بِالْجَنَّةِ فَفَتَحْتُ لَهُ فَإِذَا هُوَ عُمَرُ فَأَخْبَرْتُهُ بِمَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَمِدَ اللَّهَ ثُمَّ اسْتَفْتَحَ رَجُلٌ فَقَالَ لِي افْتَحْ لَهُ وَبَشِّرْهُ بِالْجَنَّةِ عَلَى بَلْوَى تُصِيبُهُ فَإِذَا عُثْمَانُ فَأَخْبَرْتُهُ بِمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَمِدَ اللَّهَ ثُمَّ قَالَ اللَّهُ الْمُسْتَعَانُ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 9457 – Musnad Abu Hurairah Radliyallahu ‘anhu

Bab: Musnad Abu Hurairah Radliyallahu 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Hajjaj telah menceritakan kepada kami Laits telah menceritakan kepadaku Sa'id, bahwasanya ia mendengar Abu Hurairah berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengirim pasukan menuju Nejed, lalu mereka menangkap seseorang dari Bani Hanifah, Tsumamah bin Utsal pemimpin penduduk Yamamah, kemudian mereka mengikatnya pada salah satu tiang masjid, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menemuinya dan bersabda kepadanya: "Apa yang kamu miliki hai Tsumamah?" ia menjawab, "Wahai Muhammad, aku memiliki apa yang lebih baik, jika engkau membunuhnya maka engkau telah membunuh yang memiliki darah, dan jika engkau memberi maka engkau memberi orang yang bersyukur, namun jika engkau menginginkan harta maka mintalah niscaya engkau akan diberi apa saja yang engkau inginkan." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggalkannya, hingga keesokan harinya beliau bertanya, "Apa yang engkau miliki wahai Tsumamah?" ia menjawab, "Seperti yang aku katakan, jika engkau memberi maka engkau memberi orang yang bersyukur, jika engkau membunuh maka engkau membunuh yang memiliki darah, jika engkau menginginkan harta maka mintalah niscaya engkau akan diberi apa yang engkau mau." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggalkannya, hingga keesokan harinya beliau bertanya lagi: "Apa yang engkau miliki wahai Tsumamah?" ia menjawab, "Seperti yang aku katakan, jika engkau memberi maka engkau memberi orang yang bersyukur, jika engkau membunuh maka engkau membunuh yang memiliki darah, jika engkau menginginkan harta maka mintalah niscaya engkau akan diberi apa yang engkau mau, " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda kepada sahabatnya; "Bawalah Tsumamah" lalu mereka pun membawanya ke sebatang pohon kurma di samping masjid, ia pun mandi dan masuk masjid kembali, kemudian berkata; "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Allah dan bahwasanya Muhammad itu utusan Allah, demi Allah, tidak ada wajah di atas bumi ini yang aku benci selain wajahmu, namun sekarang wajahmu menjadi wajah yang aku cintai dari pada yang lain, dan demi Allah tidak ada agama yang aku benci selain dari agamamu, namun saat ini agamamu menjadi agama yang paling aku cintai di antara yang lain, demi Allah tidak ada wilayah yang paling aku benci selain tempatmu, namun sekarang ia menjadi wilayah yang paling aku cintai di antara yang lain, sesungguhnya utusanmu telah menangkapku dan aku hendak melaksanakan umrah, bagaimana pendapatmu?" Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberinya kabar gembira dan memerintahkannya untuk melakukan umrah, ketika ia sampai di Makkah seseorang berkata kepadanya; "Apakah engkau telah murtad?" Ia menjawab; "Tidak, tetapi aku telah masuk Islam bersama Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, dan demi Allah tidaklah kalian akan mendapatkan gandum dari Yamamah kecuali mendapatkan izin dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنَا لَيْثٌ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدٌ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْلًا قِبَلَ نَجْدٍ فَجَاءَتْ بِرَجُلٍ مِنْ بَنِي حَنِيفَةَ ثُمَامَةُ بْنُ أُثَالٍ سَيِّدُ أَهْلِ الْيَمَامَةِ فَرَبَطُوهُ بِسَارِيَةٍ مِنْ سَوَارِي الْمَسْجِدِ فَخَرَجَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُ مَاذَا عِنْدَكَ يَا ثُمَامَةُ قَالَ عِنْدِي يَا مُحَمَّدُ خَيْرٌ إِنْ تَقْتُلْ تَقْتُلْ ذَا دَمٍ وَإِنْ تُنْعِمْ تُنْعِمْ عَلَى شَاكِرٍ وَإِنْ كُنْتَ تُرِيدُ الْمَالَ فَسَلْ تُعْطَ مِنْهُ مَا شِئْتَ فَتَرَكَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا كَانَ الْغَدُ قَالَ لَهُ مَا عِنْدَكَ يَا ثُمَامَةُ قَالَ مَا قُلْتُ لَكَ إِنْ تُنْعِمْ تُنْعِمْ عَلَى شَاكِرٍ وَإِنْ تَقْتُلْ تَقْتُلْ ذَا دَمٍ وَإِنْ كُنْتَ تُرِيدُ الْمَالَ فَسَلْ تُعْطَ مِنْهُ مَا شِئْتَ فَتَرَكَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى كَانَ بَعْدَ الْغَدِ فَقَالَ مَا عِنْدَكَ يَا ثُمَامَةُ فَقَالَ عِنْدِي مَا قُلْتُ لَكَ إِنْ تُنْعِمْ تُنْعِمْ عَلَى شَاكِرٍ وَإِنْ تَقْتُلْ تَقْتُلْ ذَا دَمٍ وَإِنْ كُنْتَ تُرِيدُ الْمَالَ فَسَلْ تُعْطَ مِنْهُ مَا شِئْتَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْطَلِقُوا بِثُمَامَةَ فَانْطَلَقُوا بِهِ إِلَى نَخْلٍ قَرِيبٍ مِنْ الْمَسْجِدِ فَاغْتَسَلَ ثُمَّ دَخَلَ الْمَسْجِدَ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ يَا مُحَمَّدُ وَاللَّهِ مَا كَانَ عَلَى وَجْهٌ الْأَرْضِ أَبْغَضَ إِلَيَّ مِنْ وَجْهِكَ فَقَدْ أَصْبَحَ وَجْهُكَ أَحَبَّ الْوُجُوهِ كُلِّهَا إِلَيَّ وْ وَاللَّهِ مَا كَانَ مِنْ دِينٍ أَبْغَضَ إِلَيَّ مِنْ دِينِكَ فَأَصْبَحَ دِينُكَ أَحَبَّ الْأَدْيَانِ إِلَيَّ وَاللَّهِ مَا كَانَ مِنْ بَلَدٍ أَبْغَضَ إِلَيَّ مِنْ بَلَدِكَ فَأَصْبَحَ بَلَدُكَ أَحَبَّ الْبِلَادِ إِلَيَّ وَإِنَّ خَيْلَكَ أَخَذَتْنِي وَإِنِّي أُرِيدُ الْعُمْرَةَ فَمَاذَا تَرَى فَبَشَّرَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَرَهُ أَنْ يَعْتَمِرَ فَلَمَّا قَدِمَ مَكَّةَ قَالَ لَهُ قَائِلٌ صَبَأْتَ فَقَالَ لَا وَلَكِنْ أَسْلَمْتُ مَعَ مُحَمَّدٍ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا وَاللَّهِ لَا يَأْتِيكُمْ مِنْ الْيَمَامَةِ حَبَّةُ حِنْطَةٍ حَتَّى يَأْذَنَ فِيهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Copy
Lebih Banyak

HR. Shahih Al-Bukhari No. 4024 – Utusan bani Hanifah dan hadits Tsumamah bin Utsal

Bab: Utusan bani Hanifah dan hadits Tsumamah bin Utsal

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf Telah menceritakan kepada kami Al Laits dia berkata; Telah menceritakan kepadaku Sa'id bin Abu Sa'id bahwasanya ia mendengar Abu Hurairah berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengirim pasukan menuju Nejed, lalu mereka menangkap seseorang dari Bani Hanifah, Tsumamah bin Utsal pemimpin penduduk Yamamah, kemudian mereka mengikatnya pada salah satu tiang masjid, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menemuinya dan bersabda kepadanya: "Apa yang kamu miliki hai Tsumamah?" ia menjawab, "Wahai Muhammad, aku memiliki apa yang lebih baik, jika engkau membunuhnya maka engkau telah membunuh yang memiliki darah, dan jika engkau memberi maka engkau memberi orang yang bersyukur, namun jika engkau menginginkan harta maka mintalah niscaya engkau akan diberi apa saja yang engkau inginkan." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggalkannya, hingga keesokan harinya beliau bertanya, "Apa yang engkau miliki wahai Tsumamah?" ia menjawab, "Seperti yang aku katakan, jika engkau memberi maka engkau memberi orang yang bersyukur, jika engkau membunuh maka engkau membunuh yang memiliki darah, jika engkau menginginkan harta maka mintalah niscaya engkau akan diberi apa yang engkau mau." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggalkannya, hingga keesokan harinya beliau bertanya lagi: "Apa yang engkau miliki wahai Tsumamah?" ia menjawab, "Seperti yang aku katakan, jika engkau memberi maka engkau memberi orang yang bersyukur, jika engkau membunuh maka engkau membunuh yang memiliki darah, jika engkau menginginkan harta maka mintalah niscaya engkau akan diberi apa yang engkau mau, " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda kepada sahabatnya; "Bawalah Tsumamah" lalu mereka pun membawanya ke sebatang pohon kurma di samping masjid, ia pun mandi dan masuk masjid kembali, kemudian berkata; "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Allah dan bahwasanya Muhammad itu utusan Allah, demi Allah, dahulu tidak ada wajah di atas bumi ini yang lebih aku benci selain wajahmu, namun sekarang wajahmu menjadi wajah yang paling aku cintai dari pada yang lain, dan demi Allah, dahulu tidak ada agama yang lebih aku benci selain dari agamamu, namun saat ini agamamu menjadi agama yang paling aku cintai di antara yang lain, demi Allah dahulu tidak ada wilayah yang paling aku benci selain tempatmu, namun sekarang ia menjadi wilayah yang paling aku cintai di antara yang lain, sesungguhnya utusanmu telah menangkapku dan aku hendak melaksanakan umrah, bagaimana pendapatmu?" Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberinya kabar gembira dan memerintahkannya untuk melakukan umrah, ketika ia sampai di Makkah seseorang berkata kepadanya; "Apakah engkau telah murtad?" Ia menjawab; "Tidak, tetapi aku telah masuk Islam bersama Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, dan demi Allah tidaklah kalian akan mendapatkan gandum dari Yamamah kecuali mendapatkan izin dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ بَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْلًا قِبَلَ نَجْدٍ فَجَاءَتْ بِرَجُلٍ مِنْ بَنِي حَنِيفَةَ يُقَالُ لَهُ ثُمَامَةُ بْنُ أُثَالٍ فَرَبَطُوهُ بِسَارِيَةٍ مِنْ سَوَارِي الْمَسْجِدِ فَخَرَجَ إِلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا عِنْدَكَ يَا ثُمَامَةُ فَقَالَ عِنْدِي خَيْرٌ يَا مُحَمَّدُ إِنْ تَقْتُلْنِي تَقْتُلْ ذَا دَمٍ وَإِنْ تُنْعِمْ تُنْعِمْ عَلَى شَاكِرٍ وَإِنْ كُنْتَ تُرِيدُ الْمَالَ فَسَلْ مِنْهُ مَا شِئْتَ فَتُرِكَ حَتَّى كَانَ الْغَدُ ثُمَّ قَالَ لَهُ مَا عِنْدَكَ يَا ثُمَامَةُ قَالَ مَا قُلْتُ لَكَ إِنْ تُنْعِمْ تُنْعِمْ عَلَى شَاكِرٍ فَتَرَكَهُ حَتَّى كَانَ بَعْدَ الْغَدِ فَقَالَ مَا عِنْدَكَ يَا ثُمَامَةُ فَقَالَ عِنْدِي مَا قُلْتُ لَكَ فَقَالَ أَطْلِقُوا ثُمَامَةَ فَانْطَلَقَ إِلَى نَجْلٍ قَرِيبٍ مِنْ الْمَسْجِدِ فَاغْتَسَلَ ثُمَّ دَخَلَ الْمَسْجِدَ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ يَا مُحَمَّدُ وَاللَّهِ مَا كَانَ عَلَى الْأَرْضِ وَجْهٌ أَبْغَضَ إِلَيَّ مِنْ وَجْهِكَ فَقَدْ أَصْبَحَ وَجْهُكَ أَحَبَّ الْوُجُوهِ إِلَيَّ وَاللَّهِ مَا كَانَ مِنْ دِينٍ أَبْغَضَ إِلَيَّ مِنْ دِينِكَ فَأَصْبَحَ دِينُكَ أَحَبَّ الدِّينِ إِلَيَّ وَاللَّهِ مَا كَانَ مِنْ بَلَدٍ أَبْغَضُ إِلَيَّ مِنْ بَلَدِكَ فَأَصْبَحَ بَلَدُكَ أَحَبَّ الْبِلَادِ إِلَيَّ وَإِنَّ خَيْلَكَ أَخَذَتْنِي وَأَنَا أُرِيدُ الْعُمْرَةَ فَمَاذَا تَرَى فَبَشَّرَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَرَهُ أَنْ يَعْتَمِرَ فَلَمَّا قَدِمَ مَكَّةَ قَالَ لَهُ قَائِلٌ صَبَوْتَ قَالَ لَا وَلَكِنْ أَسْلَمْتُ مَعَ مُحَمَّدٍ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا وَاللَّهِ لَا يَأْتِيكُمْ مِنْ الْيَمَامَةِ حَبَّةُ حِنْطَةٍ حَتَّى يَأْذَنَ فِيهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 11278 – Musnad Abu Sa’id Al Khudri Radliyallahu ta’ala ‘anhu

Bab: Musnad Abu Sa'id Al Khudri Radliyallahu ta'ala 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rabi'ah dari Ibnu Abu Laila dari 'Athiyyah Al 'Aufi dari Abu Sa'id Al Khudri ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa tidak bersyukur kepada manusia maka ia tidak bersyukur kepada Allah 'azza wajalla."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَبِيعَةَ عَنْ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَطِيَّةَ الْعَوْفِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَا يَشْكُرُ النَّاسَ لَا يَشْكُرُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 7057 – Musnad Abu Hurairah Radliyallahu ‘anhu

Bab: Musnad Abu Hurairah Radliyallahu 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Ibnu Ajlan dan telah dibacakan dihadapan Sufyan dari Sa`id dari Abu Hurairah, Insyaallah Sufyan berkata; yang kami dengar darinya itu adalah dari Ibnu Ajlan, aku tidak tahu sufyan ditanya tentang siapa, dari Tsumamah bin Utsal ia lalu berkata, "Bahwasanya kaum muslimin menangkap dan menahannya, maka setiap kali Rasulullah lewat di depannya beliau selalu bertanya: "Apa yang engkau punya wahai Tsumamah?" ia menjawab, "Jika engkau membunuh maka engkau membunuh yang memiliki darah, jika engkau memberi maka engkau memberi orang yang bisa bersyukur, dan jika engkau ingin harta maka engkau akan diberi." Abu Hurairah berkata, "Rasulullah jika lewat di depan Tsumamah beliau bertanya: "Apa yang engkau miliki ya Tsumamah?" ia berkata, "Jika engkau memberi maka engkau memberi orang yang bisa bersyukur, jika engkau membunuh maka engkau membunuh yang memiliki darah, dan dan jika engkau ingin harta maka engkau akan diberi." Abu Hurairah berkata, "Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat kebaikannya hingga beliau membebaskannya, dan Allah 'azza wajalla memberikan hidayah dalam hatinya. Abu Hurairah berkata, "Lalu mereka membawanya ke sumur orang-orang Anshar dan memandikannya, setelah itu ia masuk Islam. Tsumamah lalu berkata, "Wahai Muhammad, kemarin sore wajahmu adalah wajah yang paling aku benci, agamamu adalah agama yang paling aku benci dan negerimu adalah negeri yang paling aku benci. Maka di pagi hari, agamamu adalah agama yang paling aku cintai, wajahmu adalah wajah yang paling aku cintai dan tidak akan datang sebiji gandum pun dari Yamamah kepada Quraisy." Hingga Umar berkata, "Demi Allah, sungguh ia dahulu di mataku tidak lebih rendah dari seekor babi, namun sekarang ia di mataku lebih besar dari gunung, berilah jalan untuknya!" Lalu Tsumamah datang ke Yamamah, ia menahan diri dan menjaga dari pergaulan bersama kaumnya hingga mereka takut dan gelisah, mereka lalu menulis surat agar ia menyambung hubungan. Abu Hurairah berkata, "Lalu ia menulis surat kepada Rasulullah." Dan aku mendengarnya berkata dari Sufyan berkata; aku mendengar Ibnu Ajlan dari Sa`id dari Abu Hurairah bahwa Tsumamah berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ وَقُرِئَ عَلَى سُفْيَانَ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ قَالَ سُفْيَانُ الَّذِي سَمِعْنَاهُ مِنْهُ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ لَا أَدْرِي عَمَّنْ سُئِلَ سُفْيَانُ عَنْ ثُمَامَةَ بْنِ أُثَالٍ فَقَالَ كَانَ الْمُسْلِمُونَ أَسَرُوهُ أَخَذُوهُ فَكَانَ إِذَا مَرَّ بِهِ قَالَ مَا عِنْدَكَ يَا ثُمَامَةُ قَالَ إِنْ تَقْتُلْ تَقْتُلْ ذَا دَمٍ وَإِنْ تُنْعِمْ تُنْعِمْ عَلَى شَاكِرٍ وَإِنْ تُرِدْ مَالًا تُعْطَ مَالًا قَالَ فَكَانَ إِذَا مَرَّ بِهِ قَالَ مَا عِنْدَكَ يَا ثُمَامَةُ قَالَ إِنْ تُنْعِمْ تُنْعِمْ عَلَى شَاكِرٍ وَإِنْ تَقْتُلْ تَقْتُلْ ذَا دَمٍ وَإِنْ تُرِدْ الْمَالَ تُعْطَ الْمَالَ قَالَ فَبَدَا لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَطْلَقَهُ وَقَذَفَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي قَلْبِهِ قَالَ فَذَهَبُوا بِهِ إِلَى بِئْرِ الْأَنْصَارِ فَغَسَلُوهُ فَأَسْلَمَ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ أَمْسَيْتَ وَإِنَّ وَجْهَكَ كَانَ أَبْغَضَ الْوُجُوهِ إِلَيَّ وَدِينَكَ أَبْغَضَ الدِّينِ إِلَيَّ وَبَلَدَكَ أَبْغَضَ الْبُلْدَانِ إِلَيَّ فَأَصْبَحْتَ وَإِنَّ دِينَكَ أَحَبُّ الْأَدْيَانِ إِلَيَّ وَوَجْهَكَ أَحَبُّ الْوُجُوهِ إِلَيَّ لَا يَأْتِي قُرَشِيًّا حَبَّةٌ مِنْ الْيَمَامَةِ حَتَّى قَالَ عُمَرُ لَقَدْ كَانَ وَاللَّهِ فِي عَيْنِي أَصْغَرَ مِنْ الْخِنْزِيرِ وَإِنَّهُ فِي عَيْنِي أَعْظَمُ مِنْ الْجَبَلِ خَلَّى عَنْهُ فَأَتَى الْيَمَامَةَ حَبَسَ عَنْهُمْ فَضَجُّوا وَضَجِرُوا فَكَتَبُوا تَأْمُرُ بِالصِّلَةِ قَالَ وَكَتَبَ إِلَيْهِ وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ عَنْ سُفْيَانَ سَمِعْتُ ابْنَ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ ثُمَامَةَ بْنَ أُثَالٍ قَالَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 7191 – Musnad Abu Hurairah Radliyallahu ‘anhu

Bab: Musnad Abu Hurairah Radliyallahu 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid telah menceritakan kepada kami Ar Rabi' bin Muslim Al Qurrosyi dari Muhammad bin Ziyad dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Orang yang tidak bersyukur kepada manusia berarti tidak bersyukur kepada Allah'.

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ مُسْلِمٍ الْقُرَشِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَشْكُرْ النَّاسَ لَمْ يَشْكُرْ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ

Copy
Lebih Banyak

HR. Musnad Ahmad No. 7598 – Musnad Abu Hurairah Radliyallahu ‘anhu

Bab: Musnad Abu Hurairah Radliyallahu 'anhu

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Yazid telah mengabarkan kepada kami Ar Rabi' bin Muslim dari Muhammad bin Ziyad dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak dikatakan bersyukur kepada Allah orang yang tidak bersyukur kepada manusia."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا الرَّبِيعُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لَا يَشْكُرُ النَّاسَ

Copy
Lebih Banyak

Apa Itu Bersyukur ?

Pengertian syukur dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) memiliki definisi ungkapan terima kasih kepada Allah SWT. Sedangkan definisi syukur secara istilah, yaitu upaya yang dilakukan untuk menyampaikan pujian kepada Allah SWT karena telah diberi nikmat melalui pengakuan dalam hati, ucapan lisan, dan perilaku yang baik.

Nah, sudahkah Anda memperoleh pemahaman tentang definisi rasa syukur?

Mengungkapkan Rasa Syukur

Setelah memahami makna dari rasa syukur, berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengungkapkan rasa syukur.

Mengungkapkan Rasa Syukur dengan Hati 

Mengungkapkan rasa syukur dengan hati yaitu dengan mengakui dan menyadari jika Allah telah memberikan nikmat dalam berbagai wujud. Baik berupa harta, kesehatan, bahkan keimanan juga termasuk nikmat yang patut disyukuri.

Mengungkapkan Rasa Syukur dengan Lisan

Ungkapan syukur melalui lisan tentu sudah sering Anda lakukan, yakni dengan mengucap alhamdulillah.

Mengungkapkan Rasa Syukur dengan Perbuatan

Sedangkan dalam mengungkapkan rasa syukur dengan pebuatan, diantaranya memanfaatkan nikmat yang telah didapatkan untuk melakukan kebaikan. Seperti berdzikir, dan menjauhi maksiat.

Membiasakan Diri agar Selalu Bersyukur

Supaya menjadi hamba yang senantiasa bersyukur, ada beberapa hal yang mungkin dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai tuntunan hadits tentang bersyukur, diantaranya:

Merenungkan nikmat apa saja yang telah diperoleh dari Allah SWT

Sebagai seorang muslim, tentu Anda akan menyediakan waktu luang untuk merenungi nikmat apa saja yang telah diperoleh. Bisa jadi renungan itu muncul ketika membaca Al-Qur’an. Terdapat pula hadits  yang mengingatkan agar manusia terhindar dari rasa mengingkari nikmat dari Allah SWT.

”Pandanglah orang yang berada di bawah kalian, jangan memandang yang ada di atas kalian, itu lebih laik membuat kalian tidak mengkufuri nikmat Allah.” (HR. Muslim)

Melatih diri untuk bersikap qana’ah

Sikap qana’ah merupakan sikap merasa cukup dengan segala pemberian dari Allah SWT. Apabila mampu membiasakan sikap qana’ah, maka akan mudah untuk membiasakan bersyukur. Anjuran untuk bersikap qana’ah juga tertera pada hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah.

”Jadilah orang yang wara’, maka engkau akan menjadi hamba yang paling berbakti. Jadilah orang yang qana’ah, maka engkau akan menjadi hamba yang paling bersyukur.” (HR. Ibnu Majah).

Berusaha untuk terbiasa mengucapkan terima kasih

Ketika Anda memperoleh hadiah, atau bantuan dari orang lain jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih. Karena orang tersebut menjadi perantara nikmat dari Allah agar sampai kepada Anda. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, juga terdapat anjuran untuk senantiasa mengucapkan terima kasih.

”Tidak akan bersyukur kepada Allah orang yang tidak berterima kasih kepada manusia.” (HR. Ahmad).

Membiasakan sujud syukur

Poin satu ini merupakan hal yang bisa Anda lakukan setiap hari. Sehingga akan terbiasa mengingat nikmat Allah SWT begitu banyak untuk disyukuri. Salah satu hadits yang menganjurkan melakukan sujud syukur diriwayatkan oleh Abu Daud.

“Dari Abu Bakrah, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, yaitu ketika beliau mendapatkan hal yang menggembirakan atau di kabarkan berita gembira, beliau tersungkur untuk sujud pada Allah Ta’ala.” (HR. Abu Daud).

Mengenal Keutamaan Bersyukur

Setelah memahami definisi bersyukur, beberapa cara untuk bersyukur, hingga tips agar senantiasa bersyukur, tentu Anda menerka-nerka apa saja keutamaan bersyukur? Berikut penjelasannya.

Rasa syukur sebagai salah satu jalan dimudahkannya seorang hamba masuk surga

Seorang muslim yang ketika menerima ujian menjalaninya dengan rasa sabar dan ikhlas, maka Allah memberikan janji dimudahkan untuk masuk surga karena telah bersabar dan bersyukur.

Rasa syukur sebagai sebab turunnya keridhaan Allah

Dalam salah satu ayat Al-Qur’an, Allah SWT menyampaikan apabila seorang hamba bersyukur maka Allah akan ridha kepada hamba tersebut, namun apabila sebaliknya Allah tidak akan ridha.

Rasa syukur sebagai sebab bertambahnya nikmat

Keutamaan satu ini tentu sudah tidak asing lagi apabila Allah SWT sudah menyampaikan dalam salah satu firman-Nya, apabila seorang hamba bersyukur maka akan ditambah nikmat kepada hamba-Nya.

Nah, demikian tadi sedikit ulasan tentang bagaimana menjadi hamba yang bersyukur sesuai hadits tentang bersyukur. Semoga tips yang telah dijelaskan dapat membantu Anda dalam melatih diri untuk semakin menjadi hamba yang bersyukur.

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada artikel Hadits Tentang Bersyukur dan Pengertiannya.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.

Leave a Comment