Hadits Tentang Akhlak dan Pentingnya Bagi Kehidupan

Hadits tentang akhlak merupakan gambaran bagaimana umat muslim perlu mengetahui moral dan cara bersikap yang baik dalam sudut pandang agama, di sisi lain akhlak bisa diartikan sebagai tingkah laku seseorang yang didorong oleh sebuah keinginan secara sadar untuk melakukan hal yang baik maupun buruk.

Hadist dan Al Quran menjadi tolak ukur yang menentukan baik buruk akhlak seorang muslim, akhlak yang baik merupakan tanda kebahagiaan muslim di dunia dan akhirat. Kedudukan akhlak dalam agama islam sangat tinggi sehingga Rasulullah SAW pernah berkata:

Sesungguhnya di antara orang-orang yang paling aku cintai dan paling dekat tempat duduknya pada hari kiamat adalah orang-orang yang paling baik akhlaknya(HR. Tirmidzi).

Kumpulan Hadits Tentang Akhlak

Terdapat 78 hadits berdasarkan pencarian Hadits Tentang Akhlak.

HR. Sunan Abu Dawud No. 4166 – Akhlak yang baik

Bab: Akhlak yang baik

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid Ath Thayalisi dan Hafsh bin Umar keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Ibnu Katsir berkata, telah mengabarkan kepada kami Syu'bah dari Al Qasim bin Abu Bazzah dari Atha Al Kaikharani dari Ummu Darda dari Abu Darda dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidak ada yang lebih berat dalam timbangan amal selain akhlak yang baik." Abul Walid berkata; aku mendengar Atha' Al KaiKharani, Abu Daud berkata; "ia adalah paman Ibrahim bin Nafi'. Ia juga dipanggil dengan nama Kaikharani dan Kaukharani."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ وَحَفْصُ بْنُ عُمَرَ قَالَا حَدَّثَنَا ح و حَدَّثَنَا ابْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ أَبِي بَزَّةَ عَنْ عَطَاءٍ الْكَيْخَارَانِيِّ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ شَيْءٍ أَثْقَلُ فِي الْمِيزَانِ مِنْ حُسْنِ الْخُلُقِ قَالَ أَبُو الْوَلِيدِ قَالَ سَمِعْتُ عَطَاءً الْكَيْخَارَانِيَّ قَالَ أَبُو دَاوُد وَهُوَ عَطَاءُ بْنُ يَعْقُوبَ وَهُوَ خَالُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ نَافِعٍ يُقَالُ كَيْخَارَانِيٌّ وَكَوْخَارَانِيٌّ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ahmad al-Khurasany No. 5376 – Meminta perlindungan dari perselisihan, kenifakan dan akhlak yang buruk

Bab: Meminta perlindungan dari perselisihan, kenifakan dan akhlak yang buruk

Terjemahan

Telah mengabarkan kepada kami Amru bin Utsman ia berkata; telah menceritakan kepada kami Baqiyyah ia berkata; telah menceritakan kepada kami Dlubarah dari Duwaid bin Nafi' ia berkata; Abu Shalih berkata; Abu Hurairah berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan doa: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINSY SYIQAAQI WAN NIFAAQI WA SUU`IL AKHLAAQI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perpecahan, kenifakan dan akhlak yang buruk)."

Copy
Lebih Banyak

Nas

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ قَالَ حَدَّثَنَا ضُبَارَةُ عَنْ دُوَيْدِ بْنِ نَافِعٍ قَالَ قَالَ أَبُو صَالِحٍ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الشِّقَاقِ وَالنِّفَاقِ وَسُوءِ الْأَخْلَاقِ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Abu Dawud No. 4143 – Akhlak dan kesantunan nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Bab: Akhlak dan kesantunan nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Makhlad bin Khalid Asy Syu'airi berkata, telah menceritakan kepada kami Umar bin Yunus berkata, telah menceritakan kepada kami Ikrimah -maksudnya Ikrimah bin Ammar- ia berkata; telah menceritakan kepadaku Ishaq -maksudnya Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah- ia berkata; Anas berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang yang paling baik akhlaknya. Suatu hari beliau mengutusku untuk suatu keperluan. Aku lalu berkata, "Demi Allah, aku tidak akan pergi." Padahal dalam hatiku aku ingin pergi melaksanakan perintah perintah Nabi Allah shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian aku pergi hingga aku melewati anak-anak yang sedang bermain di pasar, namun tiba-tiba Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memagang kerah bajuku dari belakang sambil tertawa. Beliau bersabda: "Wahai Anas kecil, pergilah sebagaimana yang aku pesan tadi." Aku menjawab, "Baik, ya Rasulullah. Aku akan pergi." Anas berkata, "Demi Allah, aku telah membantu beliau selama tujuh atau sembilan tahun. Namun aku tidak pernah mendapati beliau mengomentari perbuatanku 'Kenapa kamu lakukan begini dan begini'. Atau sesuatu yang aku tinggalkan; 'Kenapa tidak kamu melakukan begini dan begini! '.

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا مَخْلَدُ بْنُ خَالِدٍ الشُّعَيْرِيُّ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا عِكْرِمَةُ يَعْنِي ابْنَ عَمَّارٍ قَالَ حَدَّثَنِي إِسْحَقُ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ قَالَ قَالَ أَنَسٌ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَحْسَنِ النَّاسِ خُلُقًا فَأَرْسَلَنِي يَوْمًا لِحَاجَةٍ فَقُلْتُ وَاللَّهِ لَا أَذْهَبُ وَفِي نَفْسِي أَنْ أَذْهَبَ لِمَا أَمَرَنِي بِهِ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَخَرَجْتُ حَتَّى أَمُرَّ عَلَى صِبْيَانٍ وَهُمْ يَلْعَبُونَ فِي السُّوقِ فَإِذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَابِضٌ بِقَفَايَ مِنْ وَرَائِي فَنَظَرْتُ إِلَيْهِ وَهُوَ يَضْحَكُ فَقَالَ يَا أُنَيْسُ اذْهَبْ حَيْثُ أَمَرْتُكَ قُلْتُ نَعَمْ أَنَا أَذْهَبُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَنَسٌ وَاللَّهِ لَقَدْ خَدَمْتُهُ سَبْعَ سِنِينَ أَوْ تِسْعَ سِنِينَ مَا عَلِمْتُ قَالَ لِشَيْءٍ صَنَعْتُ لِمَ فَعَلْتَ كَذَا وَكَذَا وَلَا لِشَيْءٍ تَرَكْتُ هَلَّا فَعَلْتَ كَذَا وَكَذَا

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Abu Dawud No. 4167 – Akhlak yang baik

Bab: Akhlak yang baik

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Utsman Ad Dimasyqi Abu Al Jamahir ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Ka'b Ayyub bin Muhammad As Sa'di ia berkata; telah menceritakan kepadaku Sulaiman bin Habib Al Muharibi dari Abu Umamah ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku akan menjamin rumah di tepi surga bagi seseorang yang meninggalkan perdebatan meskipun benar. Aku juga menjamin rumah di tengah surga bagi seseorang yang meninggalkan kedustaan meskipun bershifat gurau, Dan aku juga menjamin rumah di syurga yang paling tinggi bagi seseorang yang berakhlak baik."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ الدِّمَشْقِيُّ أَبُو الْجَمَاهِرِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو كَعْبٍ أَيُّوبُ بْنُ مُحَمَّدٍ السَّعْدِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ حَبِيبٍ الْمُحَارِبِيُّ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan at-Tirmidzi No. 1941 – Akhlak mulia

Bab: Akhlak mulia

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Al Hasan bin Hirasy Al Baghdadi, telah menceritakan kepada kami Habban bin Hilal, telah menceritakan kepada kami Mubarak bin Fadlalah, telah menceritakan kepadaku Abdu Rabbih bin Sa'id dari Muhammad bin Al Munkadir dari Jabir bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya di antara orang yang paling aku cintai dan yang tempat duduknya lebih dekat kepadaku pada hari kiamat ialah orang yang akhlaknya paling bagus. Dan sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh tempat duduknya dariku pada hari kiamat ialah orang yang paling banyak bicara (kata-kata tidak bermanfaat dan memperolok manusia)." Para shahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling banyak bicara itu?" Nabi menjawab: "Yaitu orang-orang yang sombong." Berkata Abu Isa: Hadits semakna juga diriwayatkan dari Abu Hurairah dan ini merupakan hadits Hasan Gharib melalui jalur ini. Sebagian mereka meriwayatkan hadits ini dari Mubarak bin Fadlalah dari Muhammad bin Al Munkadir dari Jabir dari Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam namun tidak disebutkan didalamnya dari Abdu Rabbih bin Sa'id dan riwayat ini lebih shahih.

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ خِرَاشٍ الْبَغْدَادِيُّ حَدَّثَنَا حَبَّانُ بْنُ هِلَالٍ حَدَّثَنَا مُبَارَكُ بْنُ فَضَالَةَ حَدَّثَنِي عَبْدُ رَبِّهِ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا وَإِنَّ أَبْغَضَكُمْ إِلَيَّ وَأَبْعَدَكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الثَّرْثَارُونَ وَالْمُتَشَدِّقُونَ وَالْمُتَفَيْهِقُونَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ عَلِمْنَا الثَّرْثَارُونَ وَالْمُتَشَدِّقُونَ فَمَا الْمُتَفَيْهِقُونَ قَالَ الْمُتَكَبِّرُونَ قَالَ أَبُو عِيسَى وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَرَوَى بَعْضُهُمْ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ الْمُبَارَكِ بْنِ فَضَالَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ عَنْ عَبْدِ رَبِّهِ بْنِ سَعِيدٍ وَهَذَا أَصَحُّ وَالثَّرْثَارُ هُوَ الْكَثِيرُ الْكَلَامِ وَالْمُتَشَدِّقُ الَّذِي يَتَطَاوَلُ عَلَى النَّاسِ فِي الْكَلَامِ وَيَبْذُو عَلَيْهِمْ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Ahmad al-Khurasany No. 5375 – Meminta perlindungan dari perselisihan, kenifakan dan akhlak yang buruk

Bab: Meminta perlindungan dari perselisihan, kenifakan dan akhlak yang buruk

Terjemahan

Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah ia berkata; telah menceritakan kepada kami Khalaf dari Hafsh dari Anas ia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa berdoa dengan doa-doa berikut: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MIN 'ILMIN LAA YANFA' WA QALBIN LAA YAKHSYA' WA DU'A`IN LAA YUSMA' WA NAFSIN LAA TASYBA' (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu', doa yang tidak didengar dan jiwa yang tidak merasa puas) '. Kemudian beliau mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MIN HAULAA`IL ARBA' (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari empat perkara tersebut)."

Copy
Lebih Banyak

Nas

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا خَلَفٌ عَنْ حَفْصٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو بِهَذِهِ الدَّعَوَاتِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَقَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَدُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ وَنَفْسٍ لَا تَشْبَعُ ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَؤُلَاءِ الْأَرْبَعِ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Abu Dawud No. 4144 – Akhlak dan kesantunan nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Bab: Akhlak dan kesantunan nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah berkata, telah menceritakan kepada kami Sulaiman -maksudnya Sulaiman bin Mughirah- dari Tsabit dari Anas ia berkata, "Aku membantu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di Madinah selama sepuluh tahun. Aku hanyalah seorang anak kecil, tidak semua pelayanan yang aku berikan sesuai dengan hati sahabatku (Nabi shallallahu 'alaihi wasallam). Namun beliau tidak pernah mengatakan 'Hei..! ' Sama sekali kepadaku. Beliau juga tidak pernah mengatakan: "Kenapa kamu lakukan ini! atau 'Kenapa tidak kamu lakukan begini! '.

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ يَعْنِي ابْنَ الْمُغِيرَةِ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ خَدَمْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرَ سِنِينَ بِالْمَدِينَةِ وَأَنَا غُلَامٌ لَيْسَ كُلُّ أَمْرِي كَمَا يَشْتَهِي صَاحِبِي أَنْ أَكُونَ عَلَيْهِ مَا قَالَ لِي فِيهَا أُفٍّ قَطُّ وَمَا قَالَ لِي لِمَ فَعَلْتَ هَذَا أَوْ أَلَّا فَعَلْتَ هَذَا

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Abu Dawud No. 4145 – Akhlak dan kesantunan nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Bab: Akhlak dan kesantunan nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Harun bin Abdullah berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Amir berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Hilal Bahwasanya ia mendengar Bapaknya menceritakan, ia berkata; Abu Hurairah menceritakan, ia mengatakan, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam duduk bersama kami membacakan hadits, ketika beliau berdiri kami pun ikut berdiri. hingga kami melihat beliau masuk ke salah satu rumah isterinya. Kemudian beliau membacakan hadits kepada kami di hari yang lain. lalu kami berdiri saat beliau berdiri, lantas kami melihat ke arah seorang Arab badui yang berpapasan dengan beliau. Badui itu menarik selendang beliau hingga lehernya merah." Abu Hurairah berkata, "Selendang Nabi tersebut terbuat dari kain yang kasar, beliau lalu menoleh ke belakang. Badui itu berkata, "Berikan kepadaku bekal (muatan) pada dua untaku ini. Maka sesungguhnya kamu tidak akan mampu memberikan bekal kepadaku baik dari hartamu sendiri maupun harta bapakmu." Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda: "Tidak. Dan aku memohon ampun kepada Allah, Tidak. Dan aku memohon ampun kepada Allah, Tidak. Dan aku memohon ampun kepada Allah. Aku tidak akan memberimu hingga engkau memberiku hak qishas karena tarikanmu terhadapku." Dan setiap itu pula, orang Arab badui itu berkata, "Demi Allah, aku tidak akan memberimu hak qishah untuk itu." Lalu perawi menyebutkan hadits secara lengkap. Abu Hurairah berkata, "Kemudian Rasulullah memanggil seorang laki-laki dan berkata kepadanya: "Berikanlah bekal (muatan) kepadanya di atas dua untanya ini, berilah gandum untuk seekor unta dan kurma unta unta yang lainnya." Setelah itu beliau berpaling ke arah kami, beliau bersabda: "Pergilah dengan berkah dari Allah Ta'ala."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ هِلَالٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَاهُ يُحَدِّثُ قَالَ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ وَهُوَ يُحَدِّثُنَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْلِسُ مَعَنَا فِي الْمَجْلِسِ يُحَدِّثُنَا فَإِذَا قَامَ قُمْنَا قِيَامًا حَتَّى نَرَاهُ قَدْ دَخَلَ بَعْضَ بُيُوتِ أَزْوَاجِهِ فَحَدَّثَنَا يَوْمًا فَقُمْنَا حِينَ قَامَ فَنَظَرْنَا إِلَى أَعْرَابِيٍّ قَدْ أَدْرَكَهُ فَجَبَذَهُ بِرِدَائِهِ فَحَمَّرَ رَقَبَتَهُ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ وَكَانَ رِدَاءً خَشِنًا فَالْتَفَتَ فَقَالَ لَهُ الْأَعْرَابِيُّ احْمِلْ لِي عَلَى بَعِيرَيَّ هَذَيْنِ فَإِنَّكَ لَا تَحْمِلُ لِي مِنْ مَالِكَ وَلَا مِنْ مَالِ أَبِيكَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لَا أَحْمِلُ لَكَ حَتَّى تُقِيدَنِي مِنْ جَبْذَتِكَ الَّتِي جَبَذْتَنِي فَكُلُّ ذَلِكَ يَقُولُ لَهُ الْأَعْرَابِيُّ وَاللَّهِ لَا أُقِيدُكَهَا فَذَكَرَ الْحَدِيثَ قَالَ ثُمَّ دَعَا رَجُلًا فَقَالَ لَهُ احْمِلْ لَهُ عَلَى بَعِيرَيْهِ هَذَيْنِ عَلَى بَعِيرٍ شَعِيرًا وَعَلَى الْآخَرِ تَمْرًا ثُمَّ الْتَفَتَ إِلَيْنَا فَقَالَ انْصَرِفُوا عَلَى بَرَكَةِ اللَّهِ تَعَالَى

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Abu Dawud No. 4165 – Akhlak yang baik

Bab: Akhlak yang baik

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id berkata, telah menceritakan kepada kami Ya'qub -maksudnya Ya'qub Al Iskandarani- dari Amru dari Al Muthallib dari 'Aisyah ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya seorang mukmin akan mendapatkan kedudukan ahli puasa dan shalat dengan ahlak baiknya."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ يَعْنِي الْإِسْكَنْدَرَانِيَّ عَنْ عَمْرٍو عَنْ الْمُطَّلِبِ عَنْ عَائِشَةَ رَحِمَهَا اللَّهُ قَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الْمُؤْمِنَ لَيُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَةَ الصَّائِمِ الْقَائِمِ

Copy
Lebih Banyak

HR. Sunan Abu Dawud No. 4168 – Akhlak yang baik

Bab: Akhlak yang baik

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr dan Utsman bin Abu Syaibah keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Waki' dari Sufyan dari Ma'bad bin Khalid dari Haritsah bin Wahb ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak akan masuk surga orang yang keras hati dan sombong." Perawi berkata, "Al Jawwazh adalah orang yang keras hatinya."

Copy
Lebih Banyak

Nas

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ وَعُثْمَانُ ابْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مَعْبَدِ بْنِ خَالِدٍ عَنْ حَارِثَةَ ابْنِ وَهْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ الْجَوَّاظُ وَلَا الْجَعْظَرِيُّ قَالَ وَالْجَوَّاظُ الْغَلِيظُ الْفَظُّ

Copy
Lebih Banyak

Kenapa Hadist Tentang Akhlak Penting bagi Kehidupan?

Karena akhlak merupakan hal penting agama islam dan kehidupan, untuk itu setiap orang perlu memahami bahwa akhlak menjadi karakter setiap manusia agar dapat menghargai dan menghormati umat lainnya yang seagama maupun agama lain.

Jika akhlak tidak dimiliki setiap orang, maka Allah SWT akan murka dan memberi cobaan serta ujian diluar batas kemampuan manusia. Berikut deretan hadits tentang akhlak yang penting bagi kehidupan, apa saja?

1. Bertakwa Kepada Allah dan Berakhlak yang Baik

Bertakwa adalah meninggalkan semua yang dilarang oleh Allah SWT dan mengamalkan apapun sesuai yang diperintahkan, dengan petunjuk yang dicontohkan oleh rasulullah SAW kita sebagai umat islam perlu menerapkan nya sehari-hari agar mendapat amalan dan rezeki yang lebih baik dihadapan Allah SWT. Adapun hadistnya sebagai berikut:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya mengenai perkara, mengapa banyak orang masuk ke surga dan beliau menjawab: Takwa kepada Allah SWT dan berakhlak baik” Beliau juga ditanya mengenai perkara yang banyak memasukkan orang ke neraka dan beliau menjawab “Perkara itu disebabkan karena mulut dan kemaluan” .” [HR. Tirmidzi no. 2004 dan Ibnu Majah no. 4246].

2. Amalan yang Baik

Takwa lebih penting dari akhlak di satu sisi, namun jika melakukan suatu dosa atau kesalahan kita sebagai umat islam akan dihapuskan dosa tersebut dengan syarat hal itu bukan dosa besar. Karena jika melakukan dosa besar maka perlu dengan taubatan nasuha. Sebagaimana hadits tentang amalan yang baik, yaitu:

“Bertakwalah kepada Allah SWT di mana dirimu berada, ikutilah kejelekan dengan kebaikan niscaya ia akan menghapuskan kejelekan tersebut dan berakhlaklah dengan manusia dengan akhlak yang baik” [HR. Tirmidzi no. 1987 dan Ahmad 5/153]

3. Jaminan di Surga

Rasulullah SAW menjamin umat islam untuk mendapatkan rumah di surga paling atas, yang berarti umat islam akan berada di surga tertinggi dengan syarat harus memiliki akhlak yang mulia. Hal ini juga menjadi sebuah hadist yaitu:

“Aku menjadi penjamin sebuah rumah di sekitar taman (surga) bagi seseorang yang meninggalkan perdebatan walaupun ia benar, penjamin rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta walaupun ia bercanda, juga menjadi jaminan sebuah rumah di surga paling atas bagi orang yang memiliki akhlak yang baik” [HR. Abu Dawud]

Nah, sekarang sudah paham kan bagaimana pentingnya hadits tentang akhlak? Karena akhlak merupakan hal yang penting bagi kehidupan, dengan akhlak umat islam dapat mengerti hal yang baik dan buruk yang telah dicontohkan rasulullah SAW sehingga hal tersebut bisa menjadi pedoman.

Admin mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan pada artikel Hadits Tentang Akhlak dan Pentingnya Bagi Kehidupan.

Jika terdapat kesalahan dimohon untuk kontak admin lewat email berikut ini: sativawahyu4@gmail.com.

Terima kasih kawan-kawan telah mengunjungi website kami.

Leave a Comment